Berita

Yuriorkis Gam­boa

Olahraga

Abaikan Chris John, Gamboa Bidik Pacman

SELASA, 13 SEPTEMBER 2011 | 00:23 WIB

RMOL.Sukses menumbangkan petin­ju Meksiko Daniel Ponce de Le­on, petinju Kuba Yuriorkis Gam­boa mulai menyasar calon-calon la­wannya. Petinju legendaris Man­ny Pacquiao menjadi targetnya.

“Di kelas bulu, tidak ada yang tersisa bagi saya untuk mem­buk­tikan bahwa saya lebih baik. Ten­tunya saya ingin melawan pe­tinju terbaik di dunia. Seorang le­genda seperti Manny Pac­qui­ao,” kata Gamboa seusai menak­luk­kan De Leon dalam laga non gelar.

Sebelumnya, Gamboa dise­but-sebut bakal menjadi calon lawan Chris John. Tapi sejauh ini belum ada perkembangan terba­ru. Bahkan, Chris John belum tahu, siapa calon lawan berikutnya.

Guna mewujudkan ambisinya, Gamboa,  bekas juara kelas bulu versi IBF dan WBA itu akan menaikkan berat badan untuk mendapat la­wan yang lebih baik yaitu petin­ju-petinju besar.

“Untuk menjadi yang terbaik, saya harus mengalahkan yang terbaik. Itulah yang saya lakukan di kelas bulu sehingga bisa men­jadi yang terbaik. Saya harus me­naikan berat badan dari 126 po­und menjadi 145 pound,” te­gas petinju kelahiran Guantanamo itu.

Meski sudah tidak lagi meme­gang sabuk juara IBF dan WBA, kemampuan Gamboa masih la­yaknya juara dunia. Hal itu terli­hat saat dirinya bertarung mela­wan De Leon.

“Dia (Gamboa) sudah tak lagi menggenggam sabuk, tapi gaya bertarungnya sangat unik dan spek­takuler. Sehingga membuat semua orang ingin melihat nya me­­nang KO. Tapi saya suka fak­ta bahwa Yuri masih difavorit­kan,” ujar pro­motor Gamboa, Ahmet Oner.

Belum ada kejelasan, meski Gam­boa berambisi menantang Pacman, julukan Pacquiao. Tapi, kabar yang beredar, Gamboa le­bih pantas melawan petinju Puer­to Riko, Juan Manuel Lo­pez, be­kas juara dunia kelas bulu yunior (55,3 kg) WBO.

Gamboa juga pernah menan­tang peraih gelar Super Cham­pion di kelas bulu WBA Chris John. Sayang, sampai saat ini belum ada jawaban dari kubu The Dragon, julukan Chris John.

Sejatinya, Chris John bersedia naik ring melawan Gamboa sete­lah sukses mengalahkan petinju Argentina Fernando Saucedo pa­da Desember 2010. [rm]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya