Berita

Wim Rijsbergen

Olahraga

Bendol: Pelatih Wim Rijsbergen Tidak Bijak

MINGGU, 11 SEPTEMBER 2011 | 09:58 WIB

RMOL. Bekas pelatih timnas, Benny Dollo menilai, perkataan yang dilontarkan pelatih Wim Rijs­bergen kepada pemain tim­nas senior di ruang ganti,  terlalu kasar dan ber­lebihan.

“Tidak pantas kata-kata itu di­lontarkan untuk pemain. Dia bu­kan pelatih yang bijak,” tegas Ben­dol sapaan akrabnya.

Bendol juga mendapat laporan dari seorang pemain senior bah­wa saat jeda di ruang ganti, saat itu timnas tertinggal 0-1, Wim per­nah menghardik para pemain de­ngan keras.

“F**k you all. Jika kalian tak bisa bermain lebih baik di babak ke­dua, saya akan ten­dang ka­mu,” kata Bendol me­nirukan uca­pan Wim.

Menurutnya, seharusnya PSSI mengambil tindakan atas sikap Wim tersebut. “PSSI harus me­mang­gilnya. Kalau tidak, pe­main pasti akan sangat kecewa. Apa­lagi sudah ada ancaman dari be­be­rapa pemain akan mogok bila Wim terus menangani tim­nas se­ni­or,” jelasnya.

Wim harus mengklarifikasi pernyataannya itu di depan pe­ngurus. Sebagai pelatih dia tidak diperbolehkan mengeluarkan ka­ta-kata kasar seperti itu apalagi kepada pemain.

“Seharusnya dia membang­kitkan semangat pe­ma­in. Bukan­nya membuat pe­ma­in menjadi down mentalnya,” ucap Bendol.

Dari sinilah kekesalan pemain memuncak. “Kata-kata dia terla­lu kasar.” Begitu kata kiper Ferry Rotinsulu, yang langsung me­nyatakan menolak memperkuat timnas bila masih dilatih Wim.

Komentar sembrono Wim tersebut di hadapan pemain se­olah tak menghargai pengorba­nan pemain walaupun hasilnya tak maksimal. Bagaimanapun pemain telah berkorban banyak, tenaga, pikiran, dan emosi.

Mereka telah meninggalkan ke­luarga kurang lebih sebulan un­tuk mengikuti pelatnas, berla­tih di tengah bulan puasa, berle­baran di negeri orang karena ha­rus bertanding melawan Iran, belum sempat istirahat gara-gara manajemen timnas yang telat memulangkan pemain dari Iran, mereka sudah harus bertanding lagi melawan Bahrain.

“Saya rasa kondisi tidak kon­dusif di dalam timnas ini harus secepatnya diselesaikan. Bila ti­dak akan mengganggu persiapan timnas menghadapi Qatar,” pung­kas Bendol.  [rm]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya