Berita

dewi yasin limpo/ist

Dewi Yasin Limpo Diperiksa Kembali Siang Ini

JUMAT, 19 AGUSTUS 2011 | 13:02 WIB | LAPORAN:

RMOL. Politisi Partai Hanura, Dewi Yasin Limpo akan kembali menjalani pemeriksaan sebagai saksi perkara dugaan pemalsuan surat putusan Mahkamah Konstitusi di Bareskrim Polri, siang (Jumat, 19/8). Pengacara Dewi Yasin, Elza Syarief membenarkan pemeriksaan kliennya tersebut.

"Jadi, jam dua siang. Memang penyidik jam dua siang setelah shalat Jumat nyuruh datangnya," ucap Elza saat dihubungi wartawan di Mabes Polri, Jakarta.

Elza juga memastikan kedatangan Dewi Yasin bersama tim kuasa hukumnya untuk memenuhi panggilan penyidik Mabes Polri.


"Datang-datang," ujarnya.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Bachrul Alam Kemarin (18/8) di kantornya, Jakarta, mengatakan, dari hasil gelar perkara kasus surat palsu MK masih perlu dilakukan pemeriksaan-pemeriksan lagi. Termasuk, pemeriksaan terhadap Dewi Yasin Limpo.

"Kemarin itu sudah dilakukan pemeriksaan tapi belum selesai yang bersangkutan ijin, nah nanti akan ditindaklanjuti besok hari Jumat (hari ini)," kata Anton.

Dewi telah diperiksa, Senin lalu. Dia ditanyai 26 pertanyaan terkait surat-menyurat antara MK dan Komisi Pemilihan Umum serta hubungan antara dirinya dan saksi lain, seperti Andi Nurpati (mantan anggota KPU) dan Arsyad Sanusi (mantan hakim MK).

Dewie mengaku tak tahu-menahu perihal pemalsuan surat MK terkait sengketa Pemilu 2009 di wilayah Sulawesi Selatan I. Dewi diduga memiliki peranan penting dalam kasus itu. Dalam putusan MK, calon legislatif dari Daerah Pemilihan Sulsel I itu tak mendapat kursi di DPR. Surat keputusan MK lalu dipalsukan sehingga Dewie memperoleh kursi.

Setelah itu, MK mengoreksi keputusan KPU dan memberikan kursi kepada Mestariani Habie dari Partai Gerindra. KPU lalu membatalkan keputusan, tiga hari kemudian. [wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya