Berita

ilustrasi, Sirkuit Suzuka

Olahraga

Nakamoto Minta Suzuka jadi Alternatif

Kebocoran Nuklir Masih Menghantui
RABU, 17 AGUSTUS 2011 | 00:13 WIB

RMOL. Meski Federasi Motor Interna­sional (FIM) sudah memutuskan MotoGP Jepang digelar di Sir­kuit Motegi 2 Oktober men­da­tang, para tim dan pebalap masih diliputi kekhawatiran. Keboco­ran radiasi nuklir tetap meng­han­tui para pebalap.

Guna mengantisipasi sepinya pebalap top dunia, Wakil Presi­den Honda Racing Club, Shuei Naka­moto mengusulkan balapan ter­se­b­ut dipincah dari Sirkuit Mo­tegi ke Sirkuit Suzuka. Soal­nya, jarak antara reaktor Fuku­sima dengan Sirkuit Suzuka sa­ngat jauh yaitu berjarak 476,8 ki­lometer. Sedang­kan, Sirkuit Mo­tegi dengan Fuku­shima hanya ber­jarak 124 km.

“Sirkuit itu indah, treknya su­dah mengalami perubahan sejak 2003. Chicane juga sudah diu­bah khusus untuk balapan motor. Tapi itu tetap butuh adopsi untuk sesuai aturan asosiasi internasio­nal,” kata Nakamoto melalui AS.


Dengan bergesernya tempat balapan, maka pebalap-pebalap yang memboikot mulai tertarik untuk kembali membalap, seper­ti Valentino Rossi dan Casey Stoner.

Pemilihan Sirkuit Suzuka bu­kanlah tanpa alasan. Di sirkuit ter­sebut ini sering dijadikan tem­pat gelaran MotoGP, sebelum ak­hirnya ditutup setelah peristi­wa tewasnya pebalap Jepang, Da­jiro kato di arena balap pada 2003.

“Itu (Suzuka) bisa jadi solusi untuk tahun ini, tapi nantinya akan kembali ke Motegi,” pung­kas­nya.

Sementara itu, pebalap Tim Ducati Valentino Rossi tetap pa­da pendiriannya untuk tidak ber­partisipasi pada adu balap di ne­geri sakura, dengan berkata. “Sa­ya tidak berpikir bahwa saya akan ke Jepang,” kata The Doc­tor dikutip dari BBC.

Ketegasan Rossi menolak Mo­toGP Jepang, senanda dengan pebalap Tim Repsol Honda Ca­sey Stoner. Bahkan, pebalap ber­usia 25 ta­hun ini mengutarakan alasan di­rinya ogah balapan di Jepang lan­taran tajut terkena ra­diasi di­saat dirinya akan segera menjadi seorang ayah.

“Sudah saya tetapkan dalam pikiran saya kalau saya tak akan pergi ke Jepang setelah apa yang saya lihat dan saya dengar. Tapi perrnyataan itu keluar dari emosi yang bergejolak setelah saya ta­hu Adriana (istrinya)tengah meng­andung,” ungkap Stoner di MCN.

“Saya sudah memutuskan dan tak mungkin saya membaha­ya­kan istri atau keluarga saya dan itu sesuatu yang sulit,” tambah­nya.

Meski begitu, Stoner tidak me­nampik dirinya berkemungkinan mengikuti laga di Jepang jika pe­balap asal Australia ini yakin akan keselamatan dirinya dan keluar­ganya di negeri sakura tersebut.

“Pekan-pekan ini saya menda­pat banyak masukan dari Austra­lia dan orang-orang yang saya pikir bisa saya percaya terkait hal tersebut. Untuk hal ini saya lebih terbuka terhadap situasi tersebut dibanding sebelumnya,” katanya.

“Saya sangat memikirkan soal masalah keselamatan untuk ke­luarga saya, tapi kita lihat saja da­lam beberapa pekan ke depan dan pembicaraan yang terus di­lakukan,” tambahnya.   [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya