Berita

Dwyane Wade

Olahraga

Wade: Kompetisi NBA Tetap Prioritas

KAMIS, 11 AGUSTUS 2011 | 04:44 WIB

RMOL. Dwyane Wade tetap berha­rap bisa berkarier di kompetisi NBA bersama timnya Miami Heat . Namun, pemain All-Star itu tidak membantah akan ber­main di luar negeri jika perma­salahan lockout belum selesai.

“Mereka (para pemilik klub) paham bahwa kami ingin ber­main. Jadi saya membuat per­nyataan tentang hal yang terja­di, LeBron James juga me­ngeluarkan pernyataan menga­takan kami ingin bermain. Se­mua harus tahu tentang itu,” ka­ta Wade.

Seperti diketahui, periode lock­out yang diberlakukan sejak 1 Juli silam masih belum berakhir. Pembicaraan yang diharapkan mengakhiri perio­de pembekuan ini awal bulan Agustus silam, justru berlang­sung kontraproduktif.


“Pada akhirnya, kami pe­main, tidak meminta hal ini ter­jadi dan tidak menginginkan ini terjadi. Semua ini adalah ka­­rena apa yang dilakukan pa­ra pemilik klub,” ujarnya.

Wade merasa ingin bermain kembali. Bahkan, pebasket ber­kebangsaan Amerika Seri­kat ini mengatakan, akan ber­main dengan klub mana pun di musim dingin tahun ini. “Saya akan bermain basket tahun ini. Saya tak tahu bermain di mana, namun saya sangat mencintai permainan ini. Jadi saya akan bermain dan kita lihat nanti ba­gaimana kami menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Wade mem­bantah telah menerima tawaran dari salah satu klub asal negeri China. Kabarnya, Wa­de mendapatkan tawaran dari ne­geri Sosialis tersebut se­besar 2 juta dolar perbulan, atau se­tara dengan Rp. 17 miliar.

Sementara itu, James me­ngaku tidak khawatir dengan isu bahwa NBA 2011/2012 ter­ancam tidak digelar.  Seba­lik­nya, pemain berjulukan ‘King James’ itu optimis’tetap digelar.

“Saya optimistis bahwa mu­sim kompetisi akan berjalan pa­da tahun ini. Sangat opti­mis­tis,” ujar James.

Dia merujuk pada persoalan lockout yang terjadi musim 1995/1996 dan 1998/1999. Di tahun 1995, masalah bisa di­selesaikan pada bulan Sep­tember yang membuat jumlah per­tandingan reguler bisa ber­jalan secara normal yakni 82. Sementara di musim 1998/1999, masalah baru bisa kelar pada awal Januari 1999. Kom­petisi menjadi molor dan baru bisa dimulai pada Februari dan laga reguler menjadi 50.

“Saya percaya Billy Hunter (direktur eksekutif asosiasi pe­main NBA—red) dan owner, dan komisioner NBA David Stern terus bekerja agar musim bisa berjalan tahun ini. Saya pun siap untuk itu,” tandasnya.   [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya