Berita

Fer­nando Alonso

Olahraga

Alonso Ngarep Cuaca Panas

Paruh Kedua Formula Satu
SABTU, 06 AGUSTUS 2011 | 03:16 WIB

RMOL. Memasuki paruh kedua, se­ma­ngat Fer­nando Alonso mu­lai memanas. Pebalap  Ferrari itu ingin men­dobrak pesaing terberatnya Red Bull di sisa musim ini.

Di seri selanjutnya, Alonso berharap cuaca pada Agustus dan September yang panas dapat mendu­kungnya. Soalnya, performa Kuda Jingkrak, julukan Ferar­ri, lebih ciamik saat cuaca terik.

Buktinya, di laga terakhir, Alon­so sukses meraih podium ke­tiga di GP Hungaria. “Kami sangat yakin bisa meraih hasil bagus pada paruh kedua mu­sim ini. Pe­r­forma mobil sudah meningkat dan kami bertarung mempe­re­butkan podium dan pole po­si­tion dalam beberapa lomba ter­akhir,” ujar Alonso terlansir di Crash.


“Buat kami, saya rasa pe­nam­pilan kami selama bulan Juli sangat fantastis karena ka­mi mencetak begitu banyak poin dalam tiga lomba terakhir, de­ngan tiga kondisi dan linta­san yang berbeda,” tambah Alonso.

Alonso merasa telah menya­tu dengan mobil F150 pabrikan Italia yang selama ini menjadi tunggangannya. Namun, Alon­so berharap agar cuaca menjadi semakin panas di bulan Agus­tus dan September demi me­ra­ih kemenangan.

“Kami sangat senang. Sa­yang, cuaca tidak terlalu panas di bulan Juli. Kami senang de­ngan temperatur tinggi. Jadi, ka­mi sangat berharap cuaca pa­nas pada balapan di Agustus dan September nanti, akan mem­buat performa kami se­ma­kin baik,” katanya.

Sementara itu, pebalap Red Bull, Mark Web­ber menya­takan,  timnya masih jauh un­tuk digusur oleh kedua rival­nya Ferrari dan Mc­Laren.

“Selisihnya masih sangat jauh, namun sangat ketat hari-hari ini. Dalam balapan, se­mua­nya harus tepat agar Anda bisa menjadi juara. Itulah yang gagal kami lakukan belaka­ngan,” kata Webber melalui Crash.

“Sejatinya, tidak pernah ada tim yang menang dengan men­dominasi, semua balapan be­r­langsung ketat. Bahkan ketika Sebastian (Vettel) menang be­runtun di awal musim, Ferrari dan McLaren juga tidak ter­tinggal jauh,” katanya.

Pada tiga laga terakhir, Red Bull bergantian dipecundangi Ferrari dan McLaren. Walau me­ngakui kalau timnya harus ber­benah, Webber sesumbar Red Bull tidak akan mudah di­gulingkan.   [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya