Pebalap Repsol Honda Dani Pedrosa
RMOL. Memasuki paruh kedua balapan MotoGP musim ini, Dani Pedrosa mulai menunjukkan taringnya. Pebalap Repsol Honda itu bertekad memberikan perlawanan kepada rival-rivalnya di delapan seri tersisa.
Sejak sembuh dari cedera panÂjang, Pedrosa mulai bangkit. Dia sukses meriah podium pertama di GP Jerman dan finis di posisi keÂÂtiga di GP Amerika Serikat akÂhir pekan lalu. Sebelumnya, Pedrosa mengalami cedera panÂÂjang setelah insiden di SirÂkuit Le Mans, Prancis. AkiÂbatÂnya, PeÂdroÂsa abÂsen di tiga seri seÂlÂanÂjutÂÂnya.
“Pendapat saya soal baÂlaÂÂpan-balaÂpan itu adalah saÂya bersaing deÂngÂan baik, tapi saya kuÂrang beÂruntung,†kata PedroÂsa seÂperti diÂlansir situs resmi MotoGP.
“Kemenangan-kemenangan itu (di Estoril dan Sachsenring) memang terasa sangat spesial. KhuÂsusnya, setelah cedera yang saya alami, saya tak pernah 100 perÂsen. Dua kemenangan itu memberi saya level perÂcaya diri yang tinggi,†ujarnya.
Di seri berikutnya, yang bakal diÂgelar di Republik Ceko, 14 Agustus mendatang, Pedrosa berÂharap kondisinya semakin memÂbaik dan meraih kemenangÂan di sisa musim ini. “Saya beÂrencana memulihkan diri karena otot saya sangat kaku. Jadi, saya akan menÂcoba beristiÂrahat untuk memÂbuatÂnÂya rileks. Saat saya meÂrasa lebih baik, saya berniat unÂtuk melatihnya agar tak terasa beÂgitu lemah di paruh kedua baÂlapan,†katanya.
Ditanya siapa favorit juaÂra musim ini, Pedrosa menunjuk rekan setimnya, Casey Stoner. Karena, performa pebalap asal Australia itu tetap konsisten di sepanjang balapan.
Dari sepuluh seri MotoGP 2011 yang dilewati, Stoner maÂsih kokoh di posisi puncak klaseÂmen sementara pebalap dengan 193 poin. Dia sukses mengoleksi lima kemenangan dan yang terÂakhir diraih di Amerika Serikat.
“Mereka (Stoner dan Lorenzo) tampil di level sangat tinggi, tapi Anda bisa katakan tidak ada dari kami yang tampil 100 persen. Jorge Lorenzo membuat sejumÂlah kesalahan, dan hanya Stoner yang tampil konsisten hingga saat ini,†ujar Pedrosa yang meÂnemÂpati posisi keempat klaseÂmen musim ini.
Pada kesempatan sama, Stoner tetap bersikeras menolak tampil di Sirkuit Motegi, Jepang. PadaÂhal, pihak FIM sudah mengeÂluarÂkan pernyataan resmi untuk menggelar balapan di Motegi 2 Oktober mendatang.
Stoner menolak karena khaÂwaÂtir akan resiko radiasi nuklir pasca terjadinya gempa bumi dan tsunami yang menghantam wilayah Jepang. Hal senada juga diungkapkan rider Yamaha, Jorge Lorenzo yang ikut-ikutan menoÂlak ke Jepang.
“Saya tidak akan pergi ke saÂna. Opini saya ini sudah saya piÂkirkan dengan matang, seperti halÂnya Jorge, sudah lama saya memikirÂkan ini dan saya sudah membuat keputusan dan saya takkan pergi ke sana,†kata Stoner.
Tapi Stoner tidak akan mencoÂba mempengaruhi pebalap lainÂnya. Dia meyakini mayoritas pebalap tak ingin ke Motegi kaÂreÂna masih ‘ngeri’ akan risikoÂnya.
“Saya yakin, kebanyakan peÂbalap memiliki opini yang sama dengan saya. Tapi saya sudah teÂtapkan keputusan saya dan saya rasa segalanya terserah penyeÂlenggara untuk memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya,†ujar juara dunia 2007 itu.
[rm]