Pembalap andalan Red Bull Racing, Sebastian Vettel
RMOL. Gagal meraih podium pertama tiga kali berturut-turut, membuat Sebastian Vettel kelimpungan. Pembalap andalan Red Bull Racing itu berjanji akan fokus menghadapi balapan seri ke-12 di GP Belgia akhir pekan ini.
Kabarnya, Vettel berusaha berÂmain aman untuk tetap konÂsisten di puncak klasemen, meÂngingat dua rivalnya McLaren dan Ferrari mulai menunjukkan perlawanan di paruh kedua muÂsim ini. Namun, pebalap asal JerÂman itu menepis spekulasi terÂsebut, dia mengaku tidak melihat papan klasemen dan berusaha unÂtuk menang.
“Saya tidak memikirkan klaÂsemen ketika lomba. Saya hanya memikirkan bagaimana caranya untuk menang,†kata Vettel.
Seperti diketahui, Vettel gagal meraih podium pertama pada tiga seri terakhir yaitu GP IngÂgris, GP Jerman dan GP HungaÂria. Prestasi terbaiknya hanya mamÂpu melahap runner-up.
Vettel mengaku, dirinya masih lapar akan kemenangan dan akan tetap tenang, karena masih baÂnyak seri yang harus dilalui muÂsim ini.
“Masih ada banyak seri untuk kami tuju, jadi target kami tentu memenangkan banyak seri dan saya katakan kami masih lapar, saya merasa masih lapar (di HuÂngaria) memenangkan lomba, titik,†lanjut sang juara bertahan.
Meski hanya finis kedua di Sirkuit Hungaroring, akhir pekan lalu, Vettel tetap mensyukurinya, karena setidaknya dia mendapat poin yang baik, untuk menjaga peluangnya mempertahankan gelar juara.
“Menengok ke klasemen, tenÂtunya bagi saya, seri kemarin meÂrupakan balapan yang meÂnaÂrik, dengan banyak lawan yang finis di belakang saya, kecuali Jenson (Button), jadi kami akan terus memperhatikannya,†tambahnya.
Pada kesempatan sama, penaÂsehat tim Red Bull, Helmut MarÂko melempar kabar mengejutkan soal skuad timnya. Pebalap Mark Webber digosipkan akan pensiun musim 2012 dan diganti dengan pebalap tim Hispania Racing yang baru berusia 22 tahun, DaÂniÂel Ricciardo.
Marko secara tidak sengaja keÂceplosan bicara jika Webber tiÂdak lagi bakal menunggangi moÂbil Red Bull musim depan. SeÂbaliknya, Ricciardo akan diÂproÂmoÂsikan ke Red Bull atau Toro Rosso, tim sekandung Red Bull.
“Buat satu lagi pebalap asal AusÂtralia (Webber) kemungÂkiÂnan akan pensiun di tahun 2012. Kami wajib mencari salah satu dari pembalap junior agar bisa mengganti Mark Webber,†kata Marko seperti dikutip
The West dari TV Australia, One, kemarin.
Namun, Ricciardo yang juga berasal dari Australia harus meÂlakukan beberapa perubahan daÂlam penampilannya. Menurut MarÂko, Ricciardo harus mengÂubah strateginya di
pit stop danÂtidak boleh mudah menyerah jiÂka disalip pebalap lain.
“Dia harus sadar kalau kami ingin agar dia berjuang lebih keÂras bersama orang-orang yang ada disekelilingnya,†ujar Marko.
Secara prestasi dan pengalaÂman pun, Ricciardo masih kalah jauh dari Webber. Webber meÂmulai karier sejak 2002 dan perÂnah delapan kali naik podium di 2009. Di akhir 2010, Webber fiÂnish di peringkat tiga klasemen akhir. Musim ini, pria berusia 34 tahun itu duduk di posisi dua klaÂsemen sementara dengan koleksi 149 poin.
Sedangkan Ricciardo belum banyak berprestasi di ajang ForÂmula 1. Prestasi terbaiknya haÂnyaÂlah juara Formula3 di Inggris pada tahun 2009. Saat ini dia terÂpaku di peringkat 26 dari 27 peÂserta F1 musim 2011.
[rm]