Berita

ilustrasi

Perlu Putusan Presiden Agar TNI Ikut Babat Teroris

RABU, 27 JULI 2011 | 10:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Rencana melibatkan TNI dalam pemberantasan terorisme harus dipikirkan matang-matang. Keputusan politik Presiden dalam pengaturannya sangat diperlukan sesuai UU yang berlaku.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR, Mayjen (purn) TB Hasanuddin, menanggapi Menko Polhukam Djoko Suyanto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai yang meminta keterlibatan TNI dalam pemberantasan terorisme.

"Anjuran Menko Polhukam dan Kepala BNPT agar TNI terlibat dalam pemberantasan terorisme merupakan pernyataan yang aneh," kata TB kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (27/7).


Dia jelaskan, pemberantasan teroris oleh TNI merupakan Operasi  Militer Selain Perang (OMSP) yang tercantum dalam UU 32/2004 tentang TNI.

Karena itu, Menko Polhukam dan BNPT seharusnya membuat konsep operasi penanggulangan terhadap teroris. Kemudian, membuat parameter-parameter keterlibatan TNI dalam operasi tersebut.

"Dan selanjutnya, sesuai dengan UU, kemudian Presiden membuat keputusan politik tentang keterlibatan TNI dalam operasi itu, keputusan politik presiden sangat penting, bukan melalui imbauan dan harapan semata" jelasnya.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya