Berita

Olahraga

Djohar Munculkan Tiga Komite Baru

Pengumuman Pengurus PSSI
RABU, 27 JULI 2011 | 00:38 WIB

RMOL. PSSI periode 2011-15 telah membentuk kepengurusan untuk menjalankan roda organisasi selama empat tahun. Kepenguru­san ini dibentuk berdasarkan ha­sil rapat antara ketua umum Djo­har Arifin Husein beserta jajaran komite eksekutif (Exco), Senin (25/7) malam.

Dalam kepengurusan ini, ada tiga komite baru yang dibentuk, yakni komite darurat; komite au­dit serta komite studi dan strate­gi. Ketiga komite ini tidak ada dalam kepengurusan se­­belumnya.

“Total ada 21 komite yang terbentuk berdasarkan hasil rapat Exco. Untuk saat ini, baru posisi ketua dan wakil ketua yang su­dah terisi. Sedangkan anggo­ta­nya ditentukan kemudian,” ujar Sekjen PSSI Tri Goestoro, kemarin.


“Komite darurat dibentuk agar mempermudah rapat yang meng­hasilkan keputusan penting, me­ngingat tidak mudah untuk me­ngumpulkan anggota Exco. Jadi komite darurat ini memiliki ke­kua­tan setara dengan Exco,” katanya.

Sementara itu, La Nyala Mat­talitti, selain menjabat sebagai Ketua PSSI Jatim dan anggota Exco, juga menduduki tiga kursi jabatan dalam tiga komite ber­beda yakni Komite Hu­kum, Ko­mite Status Pemain se­bagai ketua dan Komite Ke­ama­nan sebagai wakil ketua. Ber­beda lagi dengan Sihar Sito­rus. Anggota Exco PSSI ini ma­lah menjabat lima kursi yakni Ko­mite Kompetisi dan Komite Me­dia sebagai ketua serta Ko­mite Futsal, Komite Marketing, Penasehat Televisi Komite Studi dan Strategi sebagai wakil ketua.

Sementara itu meski tidak ber­ambisi menjadi pengurus PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin, Brigjen Benhard Limbong meng­­aku siap jika dipercaya menjadi salah satu pengurus, asalkan mendapat izin dari Kepala Staf TNI AD.

Pernyataan itu diungkapkan Limbong di sela-sela mengun­ju­ngi latihan timnas Indonesia, da­lam persiapan leg kedua laga kua­lifikasi Piala Dunia melawan Turk­­me­nistan, di Stadion Utama Ge­lora Bung Karno, kemarin.

“Terus terang saya tidak ber­ambisi, tapi jika PSSI meminta saat menjadi salah satu pengurus PSSI yang baru saya siap, asal­kan mendapatkan izin dari KS­AD, Jenderal Pramono Edhie Wi­­bowo,” kata jenderal bintang satu ini.   [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya