Berita

petinju Inggris Amir Khan

Olahraga

Dituduh Curang, Khan Meradang

SELASA, 26 JULI 2011 | 05:25 WIB

RMOL. Kesuksesan petinju Inggris Amir Khan mengawinkan gelar kelas welter ringan WBA dan IBF menyusul kemenangannya atas Zab Judah masih berbuntut. Dia dituduh curang.

 Petinju berdarah Pa­kistan itu menegaskan, dirinya bukanlah petinju yang gemar bertarung ‘kotor’.

Seperti diketahui, Khan ber­hasil mengkanvaskan Judah di ronde kelima setelah pukulan up­percut-nya mengenai Judah. Ku­bu Judah, menilai Khan mela­kukan pukulan low blow. Judah menganggap Khan memukul di bagian bawah sabuk celananya sehingga mengenai alat vital.


Pukulan uppercut yang me­nge­nai perut bawah Judah mem­buat Judah terkulai dan jatuh. Wa­sit menghitungnya sampai ak­hir dan Khan berhak atas sa­buk  IBF milik Judah.

Pihak Khan bersikeras itu pu­kulan bersih dan bukan low blow. “Saya tidak bertarung de­ngan cu­rang!” seru Khan seperti di­lansir dailystar.co.uk.

“Tidak mungkin itu pukulan low blow. Saya bukan petarung macam itu. Saya memukulnya di sabuk pinggangnya dan wasit mengatakan tak ada masalah dengan itu,” ungakapnya.

Meski kesal atas keputusan wasit yang merugikannya, Judah tetap mengakui kehebatan Khan. The Super, julukan Judah, me­nyerahkan putusan kontroversial tersebut kepada publik yang me­nilai.

“Nasi sudah menjadi bubur, saya takkan membuat-buat ala­san. Tapi, pukulan itu terlalu ren­dah dan semua orang melihat itu. Tapi saya akan biarkan semua orang di seluruh dunia memutus­kan apa yang mereka lihat di ta­ya­ngan ulang,” katanya,

“Saat saya jatuh, wasit mela­kukan hitungan, saya kira dia menghitung untuk pukulan low blow tersebut. Tapi saat saya men­dengar dia menghitung, ‘sem­bilan, 10, sudah berakhir’, saya berkata ‘apa yang anda maksudkan sudah berakhir? Itu pukulan low blow’,” tegasnya.   [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya