RMOL. Tekad Jorge Lorenzo untuk menggusur Casey Stoner selaku pimÂpinan puncak klasemen musim ini tidak pernah surut.
Rider Yamaha asal Spanyol itu yakin bisa memberikan hasil maÂnis pada MotoGP Amerika Serikat hari ini (Minggu, 24/7).
Lorenzo menempati posisi kedua denan nilai 153 atau terÂpaut 15 poin dari Stoner yang muÂsim ini membela Repsol HonÂda. Sedangkan di posisi ketiga dan keempat dipegang Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi masing-masing memiliki nilai 132 dan 98.
Bertarung di Sirkuit Laguna Seca, Lorenzo memiliki reputasi ciamik. Di musim lalu, dia sukÂses menempati podium pertama.
Buktinya, pada latihan kedua, Stoner berhasil mematahkan dominasi Stoner yang menjadi terÂcepat di latihan pertama. LoÂrenzo mencatata waktu tercepat satu menit 22,056, disusul peÂbalap Repsol Honda lainnya, Dani Pedrosa yang terpaut 0,141 detik. Sedangkan, Stoner dan AnÂdrea Dovizioso masih masing di posisi tiga da empat. “Saya sangat bahagia bisa membalap lagi di Laguna, trek yang saya suÂkai. Hari ini berjalan cukup baik dan motor terasa ok,†aku Lorenzo.
“Pada sesi latihan pertama, saya senang tapi kami masih butuh mengembangkan beberaÂpa bagian agar kami lebih perÂcaÂya diri. Awal yang tidak terlalu buÂruk dan besok, kami akan berÂusaÂha untuk lebih cepat!†janÂjiÂnya pebalap berusia 24 tahun itu.
Sementara itu, Stoner mengaÂku, tidak terlalu mengkÂhaÂwaÂtirÂkan tekanan yang dilancarkan LoÂrenzo. Menurutnya, semua peÂbalap memberikan tekanan yang sama, karena itu dirinya haÂrus tampil sebaik mungkin untuk memperlebar poin di klasemen.
“Jorge jelas sangat sulit diÂkalahkan, tapi begitu juga deÂngan Dani (Pedrosa) dan juga Marco (Simoncelli) dan Andrea (Dovizioso), mereka sedang tamÂpil bagus. Yang terpenting, saya harus tampil sebaik mungÂkin dan tidak merisaukan pemÂbalap lain,†katanya.
Sementara itu, pebalap tuan rumah Nicky Hayden tidak berÂharap banyak motor Ducati yang tungganginya bisa memberikan hasil maksimal. Pasalnya, motor baru pabrikan asal Italia itu tidak kunjung kompetitif.
“Laguna adalah trek yang saya sukai, tapi jelas sekali kalau jarak dengan pebalap di depan sangat besar. Saya tertinggal 27 detik di belakang di lintasan yang saya suÂkai di Jerman dan padahal saya suÂdah maksimal,†kata HayÂden.
[rm]