RMOL. Pebalap Ducati Valentino Rossi dihadang dilema jelang laga MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Laguna Seca, Minggu (24/7) besok. The Doctor kebingungan memilih sasis Ducati antara GP11 atau GP11.1.
Kok bingung? Rupanya, kedua pilihan terÂsebut tidak terlalu bisa mengubah performanya. SaÂsis baru GP11.1 pernah diguÂnaÂkan Rossi di GP Jerman akhir pekan lalu, hasilnya dia hanya mamÂpu finis di posisi kesembilan.
Menurut Rossi, motor GP11.1 yang digunakannya sejak tiga seri terakhir sulit ditunggangi. Untuk itu, dia meÂngaku lebih baik menggunakan sasis lama GP11.
Tapi, bekas pebalap Honda dan Yamaha itu masih bimbang dengÂan keputusan tersebut. SoalÂnya, dari segi peningkatan GP11.1 leÂbih baik dibanding GP11.
Juara MotoGP tujuh kali itu mengaku belum bisa menentuÂkan pilihan sasis mana yang akan diÂgunakan di Laguna Seca nanti. “Sabtu malam usai kualifikasi JerÂman, saya yakin akan mengÂgunakan sasis lama di Laguna Seca. Tapi, mengingat kami beÂlum berada di sana, kami harus meÂmikirkannya lagi,†kata Rossi kepada
Gazzetta dello Sport.“Saat balapan kami melakuÂkan modifikasi besar, membuat beÂrat motor menjadi berbeda deÂngan lebih berat di bagian belaÂkang. Jadi, saya punya cengkeÂraÂman lebih baik di belakang. DeÂngan begitu saya bisa lebih ceÂÂpat saat balapan,†lanjutnya.
Meski mulai nyaman dengan GP11.1, pebalap asal Italia itu meÂminta Ducati tetap bekerja keÂras. Soalnya, mereka masih kaÂlah cepat dari dua tim lainnya, RepÂsol Honda dan Yamaha.
“Kami semakin membaik, tapi kami selalu terlalu jauh dengan rider lainnya. Kabar buruk lainÂnya, Nicky Hayden yang mengÂgunakan GP11 kecepatannya hamÂpir sama dengan GP11.1 yang saya gunakan. Sedangkan kami berharap GP11.1 lebih ceÂpat,†paparnya.
Sementara itu, pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa optimis biÂsa meraih kesuksesan di Laguna Seca setelah naik podium perÂtaÂma di GP Jerman pekan lalu.
Pebalap asal Spanyol itu meÂraih kemenangan impresif di GP Jerman dengan mengalahkan riÂvalnya Jorge Lorenzo dari YaÂmaÂha dan rekan setimnya Casey StoÂÂner. Meski baru kembali di dua seri sejak mengalami retak tuÂlang selangka di MotoGP PranÂcis, Pedrosa mampu mengaÂlahÂkan Lorenzo dan Stoner.
“Memenangkan balapan selaÂlu spesial, tapi meraihnya setelah peristiwa buruk yang alami sejak awal musim, membuat kemenaÂngÂÂan itu terasa lebih spesial,†ujar Pedrosa.
Menurutnya, Laguna Seca merupakan salah satu trek favorit Pedrosa. Dia pernah merasakan juara pada musim 2009. Meski terkenal sebagai salah satu trek yang panas, Pedrosa siap kemÂbali bersaing merebut kemenaÂngan di Laguna Seca.
[rm]