RMOL. Uruguay melaju ke babak semifinal Copa America 2011 dengan rasa optimisme tinggi. Mereka baru saja mengalahkan Argentina di babak perempat final lewat adu tos–tosan.
Sebuah kejutan terjadi di perÂempat final Copa Amerika 2011 pada 16 Juli lalu, tuan rumah ArÂgentina berhasil dijungkalkan rival mereka, Uruguay, lewat draÂÂma adu penalti setelah berÂmain imÂÂbang 1–1. La Celleste meÂngÂuburkan mimpi AlbiÂcelÂleste unÂtuk meraih gelar setelah kiper FerÂnando Muslera berhasil memblok satu tembakan ArgenÂtina yang dieksekusi Carlos Tevez.
Striker Luiz Suarez mengaÂtakan, ini kemenangan bersejaÂrah. Pada tanggal yang sama paÂda 1950, Uruguay merebut Piala Dunia setelah mengalahkan tuan rumah Brazil 2-1 di Maracana Stadium. Suarez pun makin pede target meraih gelar Copa ke 15 untuk mengalahkan perolehan Argentina bisa tercapai.
“Tanggal 16 Juli bersejarah bagi kami. Kemenangan ini akan terus dibicarakan karena kami sudah membuat sejarah meskiÂpun dalam momen berbeda. Di tahun 1950 kami menjadi juara dunia setelah mengalahkan tuan rumah Brazil. Kali ini kami juga menumbangkan tim tuan rumah, tapi perjalanan kami belum selesai dan berharap bisa meraih gelar juara,†ucap Suarez.
Kemenangan bersejarah itu jelas membuat langkah Suarez Cs makin mantap untuk menaÂpaki level semifinal. Peru yang melaju dengan mengalahkan Kolombia, telah menanti di sana. Keduanya pernah bertemu di penyisihan Grup C, dan hasil pertandingan hanya berakhir seri 1-1.
Secara tim, Uruguay diungÂgulkan mampu melewati Peru. Meski tampil tanpa Diego Perez, pencetak gol ke gawang ArgenÂtina, dan kondisi Edinson Cavani juga diragukan, pelatih Oscar Tabarez masih punya Forlan dan Suarez. Disisi lain, Peru menÂdeÂrita kerugian karena hadir tanpa bek pilar mereka yang merumput bersama Sporting, Alberto RoÂdriguez, dan striker Sporting Crystal, Luis Advicula.
Namun
La Blanquirojja (seÂlemÂpang merah) tetap optimis biÂsa meraih kemenangan dari UruÂguay. Statistik pertemuan menÂcatat, dari 10 kali pertemuan, PeÂru berhasil memenangkan enam kali pertanÂdingan, dua kali seri, dan dua kali kalah atas UruÂguay.
[rm]