Berita

Olahraga

Spirit Baja Samurai

Piala Dunia Wanita
SELASA, 19 JULI 2011 | 05:12 WIB

RMOL. Tim Jepang menunjukkan se­mangat pantang menyerah di final Piala Dunia Wanita 2011. Sem­­pat tertinggal dua kali, Sa­murai Putri akhirnya menjadi jua­ra dengan mengalahkan (Ame­­r­ika Serikat) AS lewat adu penalti 3-1 (2-2, 1-1, 0-0).

Bagi Jepang, kesuksesan me­raih titel ini merupakan pertama kalinya setelah 26 kali ambil bagian dalam turnamen. Titel ini juga merupakan yang pertama buat Jepang di pentas sepakbola internasional.

Dalam laga yang digelar di Frankfurt, Jerman, Senin dini hari WIB, penampilan Jepang sebenarnya tertutup oleh domi­nasi AS yang tampil menyerang sejak awal pertandingan. Tim Ne­geri Matahari Terbit malah ter­tinggal di menit 68 setelah ten­dangan Alex Morgan tak bisa dijangkau kiper Saki Kumagai.


Namun mereka menunjukkan semangat tak kenal menyerah. Setelah gol itu, Jepang bangkit dan lewat Aya Miyama, mereka berhasil menyamakan kedu­du­kan di menit 80 dan membuat per­tandingan berlanjut ke tamba­han waktu.

Untuk kedua kali, Negeri Pa­man Sam kembali unggul lewat tandukan Abby Wambach di me­nit 104, sebelum akhirnya kem­bali disamakan Jepang lewat ten­dangan penjuru Homawe Sawa di menit 117. Di menit 120, Je­pang bermain dengan 10 orang, ketika pemain belakangnya Azu­sa Washimizu dikeluarkan wasit dari lapangan karena pelang­ga­ran keras pada penyerang AS Alex Morgan.

Pertandingan akhirnya berlan­jut ke drama tos–tosan adu pe­nalti. Disinilah Jepang akhirnya menentukan kemenangan. Shan­non Boxx, Carli Lloyd, dan To­bin Heath gagal melaksanakan tugas sebagai tiga eksekutor pertama Amerika Serikat. Meski eksekusi Yuki Nagasato sempat digagalkan Hope Solo, Jepang sukses memastikan gelar melalui dua eksekusi terakhir Mizuho Sakaguchi dan Saki Kumagai.

“Kami sangat senang dengan hasil ini,” ujar kapten tim putri Je­­­pang, Homare Sawa. “Kini, ka­mi adalah tim nomor satu du­nia. Ka­mi sangat percaya diri dan ak­hirnya bisa menjadi juara dunia,” imbuh pemain yang meraih Gol­den Ball dan Golden Boot pada Piala Dunia kali ini.    [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya