RMOL. PSSI kemarin mengumumkan 19 pemain tim nasional yang akan berlaga melawan TurkmeÂnistan di ajang Pra Piala Dunia, 23 Juli mendatang.
Kiper Kurnia Meiga dan bek Hamka HamÂzah terpaksa ditingÂgal kareÂna sakit dan cedera.
Satu nama yang ditunggu, BoÂaz Solossa, akhirnya ikut dibaÂwa, meski dia baru satu hari meÂngikuti latihan bersama Timnas. Oleh pelatih sebelumnya, Alfred Roedl, Boaz dicoret karena alaÂsan disiplin.
Menurut asisten pelatih timnas Indonesia Rahmad Darmawan, meski baru sehari bersama TimÂnas, Boaz baru saja mengikuti Perang Bintang antara Persipura melawan bintang-bintang ISL.
Rahmat menambahkan, KurÂnia mengalami demam, seÂdangkan Hamka kena inÂfeksi telapak kaki yang diperkiÂrakan dokter akan mengalami pemuliÂhan cukup lama.
Nama Irfan Haarys Bachdim juga tidak ada dalam tim yang akan berangkat ke negeri bekas pecahan Uni Sovyet itu. Pemain PerÂsema Malang itu batal beÂrangkat ke Turkenistan karena mengalami masalah otot pangkal pahanya. Meski begitu, dia maÂsih berpeÂluang masuk skuad pada leg kedua di Jakarta 28 Juli.
“Irfan maÂsih ada masalah deÂngan otot pangkal paha. Dia seÂmentara absen di leg pertaÂma 23 Juli,†ujar Rahmad.
Menurut Rahmad, sebetulnya Irfan memiliki peluang membela timnas, setelah Badan Tim NaÂsional (BTN) mencanÂtumÂkan nama Irfan dan Kim JefÂfrey Kurniawan serta sejumlah nama lainnya ke AFC meskipun saat itu masih terjadi polemik soal keberadaan Liga Primer InÂdoÂnesia (LPI).
“Namanya sudah masuk berÂsama 44 nama lainnya ke AFC. Begitu juga Kim. Namun, tentu kita harus betul-betul fair dalam menetapkan pilihan sesuai hasil persaingan di posisi masing-masing pemain. Dia kalah saing dengan pemain lain yang lebih siap,†ujar coach RD.
Tadi malam, menurut RahÂmad, jajaran pelatih melakukan analisis terhadap video pertandÂingan Turkmenistan.
Sementara itu manajer timnas, Ferry Kodrat mengatakan timnas Indonesia akan bertolak ke TurkÂmenistan tanggal 20 Juli menÂdatang. “Seharusnya berangkat SeÂlasa (19/7) tapi karena VisaÂnya baru selesai Rabu pagi maka meÂreka baru bertolak Rabu maÂlam,†jelasnya.
[rm]