RMOL. Penampilan juara bertahan Brazil masih jauh dari kata maksimal di pentas Copa Amerika musim ini. Selecao harus banting tulang untuk bisa lolos ke babak perempatfinal.
Faktanya, Tim SamÂba hanya mampu meraih satu kemenangan di babak penyisihan Grup B saat menumÂbangÂkan Ekuador 4-2. SeÂbeÂlumnya, dua kali skuad besutan Manolo Menezes itu ditahan imbang.
Meski meraih kemeÂnangan dan lolos, banyak yang mÂeÂragukan Brazil bakal meraih hasil positif lagi. Karena, performa AlexÂandre Pato Cs saat meÂnang atas Ekuador diÂanggap masih jauh dari maksimal.
Kini, Selecao harus menghilangkan keraguan banyak pihak itu lewat kemenangan atas tim satu grup mereka di penyisihan, PaÂraÂguay dini hari nanti. Apalagi, PaÂraguay diniÂlai bisa meÂnyulitkan Brazil.
Dari delapan kali pertemuan terakhir kedua tim, Brazil meÂmeÂnangi empat kali pertanÂdingan, dua kali seri, dan dua kali kalah. Bahkan di pertemuan terÂakhir mereka pada babak peÂnyisihan grup B lalu, Selecao semÂpat kerepotan dan berÂmain imbang atas Paraguay.
Pato mengakui, timnya bakal menjalani laga perempat final yang berat, meski optimis bisa lolos.
“Sudah pasti permainan ini akan sangat berat, meski sudah pasti kondisi bakal berbeda dari pertemuan terakhir kami. Kami tidak boleh sampai membuat kesalahan. Kami sekarang sudah ada di babak
knock out, jadi salah satu dari tim ini sudah pasti akan keluar jika tak sangÂgup memenangi laga, namun kami cukup pede bakal bisa lolos,†ujar striker AC Milan itu.
Di sisi lain, pelatih Venezuela Gerardo Martino harus segera membangkitkan performa skuadnya yang juga melempem di babak penyisihan grup.
Belum maksimalnya penampilan
La Albirroja terlihat sangat kentara saat laga terakhir penyisihan grup, dimana Paraguay yang sudah unggul 3 – 1 atas VeÂnezuela akhirnya bermain imbang setelah kecolongan dua gol di menit – menit terakhir pertandingan.
Untuk laga kontra Brazil, MarÂtino yakin bisa mengatasi tim elit Amerika Latin itu. “Karena kami selalu tampil baik saat melawan tim-tim yang lebih kuat,†pungÂkasÂnya.
[rm]