Berita

ilustrasi, Pemain Naturalisasi

Olahraga

Nasib Pemain Naturalisasi Tak Jelas

Programnya Distop Pengurus Baru PSSI
JUMAT, 15 JULI 2011 | 04:00 WIB

RMOL. Bukan hanya pengurus yang disapu bersih kabinet baru PSSI. Program pun dibabat. Mi­salnya, program naturali­sasi yang digalakkan kepe­ngu­rusan Nurdin Halid & Nir­wan Bakrie, kali ini distop.

   Pengurus PSSI periode 2011-2015  rupanya lebih mengu­ta­makan pengembangan bank pemain daripada program na­tu­ralisasi.

Di era NurdinHalid, bebera­pa pemain sudah dinatura­lisasi. Mereka adalah Christian Gon­zales, Irfan Bachdim dan Kim Jeffrey Kurniawan. Se­men­tara tiga lainnya; Joey Suk, Diego Michiels dan Ruben Wuar­ba­na­­ran disebutkan telah ram­pung masalah administrasinya.


Menanggapi hal itu Anggota Komite Eksekutif PSSI Toni Aprilani mengatakan  pemain-pemain asal Belanda itu masih tetap memiliki peluang mem­per­kuat skuad Merah Putih ta­pi di masa mendatang.

“Kalau memang pantas ten­tu mereka akan mendapat pe­luang untuk memperkuat tim­nas Indonesia,” ujarnya di kan­tor PSSI, Senayan, Jakarta, ke­marin.

Sementara itu, masih ada be­berapa lagi pemain yang masuk  daftar tunggu program natura­lisasi. Mereka adalah Ser­gio van Dijk (Belanda/Ade­laide Uni­­ted) , John van Beu­kering (Be­landa/eks Feye­noord), Ste­fano Lilipaly (Be­lan­da/FC Utrecht), Victor Igbo­nefo (Ni­ge­ria/Persipura), Greg Nwo­ko­lo (Nigeria/Persija) dan Tonny Cussel (Belanda).

Pengurus baru berjanji akan menuntaskan hal tersebut seba­gai bagian dari transisi kepe­ngurusan, namun akan meng­hen­tikan program naturalisasi jika semuanya telah rampung.

“Kalau kita sudah punya bank pemain, untuk apa lagi (pro­­gram naturalisasi diterus­kan)?” pungkasnya.   [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya