RMOL. Timnas Uruguay telah sah melaju ke babak delapan besar Copa America 2011 sebagai runner up Grup C usai menang atas Meksiko 1-0, di Stadion Ciiudad de La Plata, kemarin WIB. Sayang, favorit juara dan tuan rumah Argentina telah menanti di babak berikut.
Hasil ini membuat Uruguay menjadi runner up dengan nilai empat. Juara grup ditempati ChiÂle yang saat bersamaan mengÂgusur Peru 1-0 (0-0). Peru lolos dengan status peringkat ketiga terbaik.
Argentina akan menjamu UruÂguay 17 Juli. Sedang Chile dan Peru masih menanti calon lawan lainnya, karena grup B yang diÂtempati Brazil, Venezuela, ParaÂguay dan Ekuador masih bertaÂrung pagi ini WIB. Semua tim di grup B masih berpeluang lolos.
Uruguay bermain dengan teÂnang menghadapi pemain muda Meksiko. Pasalnya,
La Celeste mamÂpu menyerang secara konÂsisten dengan lebih sering meÂnguasai bola, dan tidak panik keÂtika
El Tri mencoba menyerang.
Pola permainan disiplin yang dimainkan Uruguay, berbuah maÂnis ketika Alvaro Pereira mamÂpu mencetak skor di menit 15. Berawal dari
free kick yang diÂeksekusi Diego Forlan, mamÂpu menciptakan kemelut di deÂpan gaÂwang Meksiko, akhirnya PeÂreira mampu tampil lebih gesit daÂri kiper
El-Tri Luis Michel, boÂla melesat kegawang
El Tri dan membawa
La Celeste unggul 1-0.
Menjelang akhir babak pertaÂma, Forlan hampir saja mengÂgandakan keunggulan untuk negaranya, jika saja sepakannya ke gawang Meksiko yang tiada penÂjagaan tidak membentur tiÂang gawang. Bahkan, rentanÂnya pertahanan Meksiko hampir diÂmanfaatkan bomÂber Uruguay Forlan dan LuÂis Suarez, namun saÂyang umÂpan silang Suarez gaÂgal dimakÂsiÂmalÂkan Forlan.
Hampir saja striker Meksiko Rafael Marquez Lugo menyaÂmaÂkan kedudukan menit 80. SÂaÂyang golnya dianulir karena LuÂgo terperangkap
offside. “Kami keÂtemu lawan berat. Apa boleh buat, inilah Copa AmeÂÂÂrica. SeÂmua tim tampil deÂngan kekuatan merata sehingga semua berpeluÂang untuk ketemu. Kami akan lawan tim tango dengan sekuat tenaga,†pelatih Uruguay Oscar Tabarez.
Sedang di partai lain, Chile meÂnang 1-0 atas Peru. Tim negeÂri cabe itu harus berterima kasih paÂda gelandang Peru Andre CarÂrillo yang melakukan bunuh diri menit 92.
[rm]