Berita

peradi-kai bERTENGKAR DI ma/antara

Peradi-KAI Berseteru, Ribuan Advokat Terancam Nganggur

RABU, 13 JULI 2011 | 17:06 WIB | LAPORAN:

RMOL. Ribuan pengacara Indonesia terancam kehilangan mata pencaharian. Apa lacur sehingga itu terjadi?

Rupanya ini buntut dari perseteruan dua organisasi pengacara, Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) dan Kongres Advokat Indonesia (KAI).

Dalam putusan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak uji materi UU No 18 tentang Advokat menisbatkan bahwa hanya ada satu organisasi yang diakui, yani Peradi.


Implikasinya, pengacara yang berada dalam KAI tidak diakui oleh setiap pengadilan tinggi di Indonesia. Dalam persidangan, Majelis Hakim yang memimpin persidangan berhak menolak seorang pengacara yang tidak berlisensi Peradi.

"Putusan Mahkamah Konstitusi tentang organisasi advokat menyebabkan ribuan pengacara terancam tidak berprofesi," ujar Koordinator Tim Advokasi DPP KAI, Erman Umar ketika dihubungi wartawan, Rabu (13/7).

Ini, lanjut Erman, bisa membuat wajah hukum Indonesia babak belur. "Gara-gara itu, seorang terdakwa secara khusus atau masyarakat secara umum yang ingin mendapat bantuan hukum jadi terhalang," lanjut Erman. [wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya