Berita

Olahraga

Para Calon Masih “Tunggu” dan “Lihat”

Kongres PSSI Kian Dekat
SENIN, 04 JULI 2011 | 05:47 WIB

RMOL. Situasi persepakbolaan na­sio­­nal menjelang Kongreslub pe­­mi­lihan Exco PSSI 2011-2015, yang akan digelar 9 Juli di hotel Su­nan, Solo, masih ti­dak menen­tu. Ketidak-pasrtian itu yang mem­buat para pemilik suara dan kan­didat Exco PSSI sepertinya masih bersikap “tung­gu dan li­hat”, pa­dahal pe­lak­sanaan Kongreslub su­dah se­makin mendekat.

Situasi yang tidak menentu ini tidak hanya membingungkan pa­ra pemilik suara mau pun kan­didat Exco PSSI empat tahun men­datang. Akan tetapi sekali­gus membingungkan masyarakat luas, terutama di daerah-daearah. Lebih darupada itu, masyarakat juga mengkhawatirkan kemung­kinan akan lebih parahnya kon­disi sepakbola nasional jika In­do­­nesia dikenai sanksi FIFA jika Kongreslub 9 Juli kembali me­ng­­alami kegagalan.

Para pembina dan pemangku kepentingan sepakbola di daerah sudah mengeluhkan semakin tingginya tingkat kekhawatiran masyarakat akan ancaman sanksi FIFA. Seperti dikemukakan oleh Syafli, ketua PS Bungo, Jambi, masyarakat di daerah sebenarnya menginginkan kompetisi sepak­bo­la di daerah-daerah tetap berjalan.


“Tidak seperti sekarang ini. Kompetisi liga-liga amatir yang melibatkan klub-klub dari dae­rah-daerah belum bisa dilaksana­kan karena masih harus menung­gu Kongreslub Solo,” jelas Syafli.

PS Bungo adalah satu-satunya klub asal Jambi yang menge­nyam prestasi di sepakbola nasional dengan menjuarai kompetisi Di­visi II Liga Indonesia 2010-2011. Bungo seharusnya sudah berpar­tisipasi di Divisi I pada muisim kompetisi 2011 ini, namun Badan Liga Sepakbola Amatir Indonesia (BLAI) belum dapat melaksa­na­kannya karena masih harus me­nunggu kebijakan dari Komite Normalisasi atau kepenguirusan baru PSSI mendatang.

“Masyarakat Jambi meng­ha­rapkan Kongreslub berjalan lan­car sehingga Indonesia tidak di­ke­nai sanksi dan program pem­binaan sepakbola daerah-daerah bisa teta berjalan normal,” kata Syafli.

Untuk mendukung sukses­nya Kongreslub Solo itu, Syafli meng­­­harapkan para pemilik suara seyogyanya memberikan duku­ngannya pada kandidat Exdco yang sudah direstui FIFA. Menu­rutnya, tidak perlu meng­harapkan keputusan baru FIFA mengenai kemungkinan lolos­nya George Toisutta, yang pen­calonannya tidak direstui FIFA.   [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya