Berita

Tahir Mahmud

Olahraga

Ketua Umum PSSI Jangan Main Proyek

SENIN, 04 JULI 2011 | 02:10 WIB

RMOL. Reformasi PSSI jangan hanya jadi jargon semata yang diusung oleh para kandidat Ketua Umum PSSI tapi harus benar-benar merupakan nafas dari program kerja yang akan dilaksanakan dengan konsis­ten di masa mendatang.

Demikian ditegaskan calon Ketua Umum PSSI Periode 2011-2015, Muhammad Tahir Mahmud kemarin di Jakarta ke­tika ditanya tentang pro­gram yang  diusungnya seba­gai kandidat dan akan dilak­sa­na­kannya. Bekas Manajer PSM Ma­kassar ini dikenal sebagai pengusaha sukses yang gila bo­la. Pembinaan usia dini se­cara komprehensif dan berke­si­nam­bungan yang tidak seke­dar me­narik di atas kertas.

Menjadi Ketua Umum orga­nisasi olahraga seperti sepak bo­la haruslah bisa menghi­dupi, bukannya agar dihidupi di situ dengan mengintip, men­­cipta­kan atau main proyek-proyek yang akan masuk ke kantong sendiri atau kelompoknya.


“Saya memiliki aset priba­di yang cukup untuk keluarga, dan jika nanti terpilih lalu da­tang ke PSSI dengan mobil me­wah jangan dianggap p­a­mer atau berasal dari obyekan di situ”, tambah Tahir, pang­gilan lelaki yang dilahirkan di Ujung Pandang, 27 Oktober 1959 ini.

Dalam nuansa menuju Kong­res yang tinggal hitungan hari di Solo, Tahir merasa sedikit aneh dengan sikap diam para kandidat yang mencapai pulu­han orang yang tidak mau mem­perkenalkan pemikiran­nya ke­pada masyarakat. Menurut dia rakyat ber­hak tahu siapa yang sosok yang akan menjadi Ketua Umum, Wa­­kil Ketua Umum dan anggo­ta Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

“Jangan seperti pepatah mem­­beli kucing dalam karung. Ti­dak jelas siapa orangnya, apa­lagi re­kam jejaknya di sepak bola. Ja­ngan-jangan menonton per­tan­dingan sepak bola saja tak per­nah”, kata Tahir.   [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya