Berita

Haye-Klitschko

Olahraga

Jelang Haye Vs Klitschko

Belajar dari Thompson, Target KO Ronde ke-6

JUMAT, 01 JULI 2011 | 01:30 WIB

RMOL.Petinju Inggris David Haye kembali melancarkan serangan psikologis kepada calon lawan­nya Wladimir Klitschko jelang pe­r­tarungan unifikasi. Haye se­sumbar bisa menjatuhkan Klit­schko di ronde kenam.

Rencananya, duel Haye deng­an juara dunia kelas berat versi IBF dan WBO itu akan digelar di Imtech Arena, Hamburg, Jer­man hari Sabtu (2/7) waktu se­tempat.   

Haye sangat optimis meraih kemenangan karena sedang ber­ada di kondisi paling prima, sete­lah sebelumnya sempat ter­gang­gu cedera punggung yang mem­buat laganya kontra Klitschko terganggu.

“Keyakinan ini saya dapat ka­rena sangat mengenal tubuhku. Dan saya sudah mengetahui apa yang harus dikerjakan saat per­tandingan tanpa membuat ke­sa­la­han,” kata Haye dilansir Bo­xing­scene.com.

Dia mengaku sudah mela­kukan latihan keras untuk me­raih kemenangan di tiap per­tan­dingan. Motivasinya terpacu saat dikalahkan TKO di ronde kelima oleh  petinju gaek Carl Thom­pson pada pertandingan di Wem­bley Arena, Inggris, Okto­ber 2004 silam.

“Dia (Thompson) memukul sa­ya dan mengajari saya pelaja­ran. Rasa sakit dari kekalahan te­lah mendorong saya untuk berada di tem­pat saya sekarang. Kali ini tidak ada kekhawatiran. Saya hanya harus melihat Wladimir kalah,” kata juara dunia kelas berat versi WBA

Haye juga mengakui, taktik me­lancarkan perang urat syaraf se­lama ini dia lakukan untuk mem­buyarkan konsentrasi lati­han petinju asal Ukraina itu.

“Saya berharap apa yang di­ren­canakan berjalan sesuai ren­cana. Berkat serangan-serangan­ku selama ini, mereka terlihat sedikit gemetar dan bingung,” tegasnya.

Pertarungan Klitschko mela­wan Haye seharusnya sudah diadakan tahun 2009 lalu tetapi tertunda karena Haye menderita ce­dera punggung. Nogesiasi per­tarungan itu kembali mandeg pa­da bulan Desember 2010, karena kedua kubu tidak mencapai kata sepakat. [rm]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya