Berita

syarifuddin sudding/ist

PANSEL KPK

Chandra Hamzah, Ade Rahardja, dan Johan Budi Dekat dengan Istana?

KAMIS, 23 JUNI 2011 | 11:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sebagai warga negara, komisioner KPK Chandra M Hamzah, Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja dan jurubicara KPK Johan Budi berhak mendaftarkan diri ke Panitia Seleksi Pimpinan KPK untuk mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK masa jabatan empat tahun mendatang.

"Namun begitu, orang-orang yang diseleksi Pansel ini haruslah orang-orang yang betul-betul memiliki integritas, independensi, dan kapabilitas. Dan mereka tidak tersandera oleh kepentingan kekuasaan dan Istana, kepentingan elit politik dan para koruptor," kata anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online, (Kamis, 23/6).

Apakah Anda menganggap ketiga orang itu dekat dengan Istana?


"Saya tidak katakan mereka dekat dengan Istana. Tapi saya katakan biarlah masyarakat yang menilai, kita di Komisi III menerima masukan dari masyarakat tentang rekam jejak orang-orang yang diajukan nanti ke komisi III," jawabnya diplomatis.

Kalau ketiga orang itu yang lolos di Pansel Pimpinan KPK, apakah Hanura akan mendukung dan memilihnya?

"Saya kira Hanura akan mengeloborasi tentang rekam jejak orang yang dimaksud apakah memang layak atau tidak. Karena pimpinan sekarang ini sangat strategis, banyak kasus yang mendapat perhatian publik yang belum ditangani (secara tuntas). Seperti Century, IT KPU, kasus Gayus Tambunan. Ada dugaan dugaan itu melibatkan para elit kekuasaan, partai politik. Orang yang independen inilah yang bisa jadi pimpinan KPK," ujar politisi Hanura ini.

Meski begitu dia mengakui bahwa KPK saat ini, selepas ditinggal Antasari Azhar hanya sekadar wara-wiri. Meraka hanya menangani kasus-kasus kecil yang mestinya bisa ditangani Polsek atau Kejaksaan Negeri. Padahal, mestinya KPK menangani kasus korupsi yang merugikan kekuangan negara dengan jumlah besar.

"(Seperti) kasus korupsi di sektor Migas, perpajakan, kehutanan yang sampai triliunan. Itu sama sekali tidak tersentuh," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya