ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Seorang anggota Korps Marinir tewas saat sedang latihan terjun payung. Tragis, parasutnya tidak mengembang saat di udara usai loncat dari pesawat. Anggota marinir pun mengalami pecah kepala.
"Kejadian tersebut terjadi pada pukul 9.45 pagi tadi di Perumahan Griya Mulatama, Pondok Cabe Ilir, Pamulang," kata Kapolsek Pamulang, Kompol Zulkifli Muridu kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (20/6).
Zulkifli mengatakan, anggota marinir tersebut dari Korps Marinir Detasemen Jala Mengkara (Denjaka) bernama Sersan Kepala Wahyu Dilianto berusia 35 tahun. Korban tewas di tempat dengan kondisi pecah pada kepala, tangan dan leher patah.
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
UPDATE
Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21
Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09
Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01
Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35
Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19
Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07
Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35