Berita

Olahraga

Fighting Spirit Persija Tak Cukup

SENIN, 20 JUNI 2011 | 03:24 WIB

RMOL. Persija Jakarta hanya mam­pu menang 3-0 (1-0) atas PS­PS Pekan baru di pekan ter­akhir Liga Super Indonesia. De­ngan demikian Macan Ke­ma­yoran gagal menduduki po­sisi runner-up.

Pasalnya saat bersamaan Are­ma yang jadi rival justru mem­bantai Bontang FC 8-0. Tiga gol Persija dicetak Greg Nwokolo di menit ketujuh dan 89, serta Agu Casmir di menit 90.

Kemenangan Persija di Sta­d­­ion Gelora Bung Karno itu jadi tidak berarti. Meski jum­lah poin Persija dan Arema sa­ma, 52 poin, tim Singo Edan ung­gul produktivitas gol dan berhak menjadi runner up ISL 2010-11.


Dengan hasil ini maka Per­sija terancam bermain di pen­tas Asia, pasalnya Asosiasi Se­pakbola Asia (AFC) baru akan menentukan hasil verifikasi terhadap ISL untuk menentu­kan kuota klub Indonesia di pen­tas Asia musim depan.

“Kami tidak mau melihat hasil pertandingan yang lalu, tapi kesalahan ada pada diri kami. Terutama kami tidak bi­sa memaksimalkan pertandi­ngan-pertandingan kandang ka­mi sebelumnya,” jelas Rah­mad Darmawan pelatih Persija.

Kendati gagal menduduki  runner up, RD-sapaan akrab Rah­mad Darmawan- tetap ber­harap peringkat 3 di klasemen ak­hir masih membuka pe­luang­­nya untuk bisa berlaga di kanc­ah Asia.

“Mudah-mudahan tidak ada Piala Indonesia, secara otoma­tis kami bisa mewakili Indo­ne­sia karena peringkat tiga. Ta­pi itu tidak mau menjadi alasan ka­mi, yang terpenting adalah ka­mi mengakui bahwa ini ke­salahan pada diri kami sendiri,” jelas pria yang pernah memba­wa Persipu­ra Jayapura menjadi juara LSI.

Walau menorehkan hasil me­malukan dipenghunjung kom­petisi, RD tetap memuji anak asuhnya. Kata ayah dua anak itu, para pemain tetap bermain dengan semangat berlipat, itu terlihat dari donasi pertandi­ngan sepanjang dua babak.

“Target kami menang deng­an skor besar, benar-benar te­rea­lisasi. Pemain bermain de­ngan fighting spirit tinggi, skor 3-0 bukan skor yang mudah, tapi sekali lagi, kami tidak mau menyalahkan pertandingan yang lain (Arema versus Bon­tang FC,Red),” kata pria yang sudah melatih Sriwijaya FC itu selama tiga tahun.

Sementara PSPS tetap me­nilai positif  hasil pertandingan ke­­marin. Manajer PSPS Das­tra­yani Bibra mengatakan, ken­dati timnya kalah, pihaknya te­tap memberikan apresiasi kepa­da punggawa PSPS.   [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya