Tontowi Ahmad/Liliyana ‘’Butet’’
RMOL. Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana ‘’Butet’’ Natsir sukses melaju ke semifinal Singapura Terbuka Superseries 2011. Selanjutnya, pasangan Pelatnas Cipayung itu akan menghadapi unggulan pertama asal China, Zhang Nan/ Zhao Yunlei.
Tiket semifinal Tonto/Butet diÂraih setelah menyingkirkan paÂsangan Korea Selatan Lee Yong Dae/Ha Jung Eun 21-14, 21-16 di babak perempatfinal. SedangÂkan, Zhang/Zhao mengalahkan rekan senegaranya He Hanbin/Yu Yang 11-21, 21-19, 22-20.
Di laga tersebut, Tonto/Butet yang menempati unggulan keÂempat tampil penuh percaya diri sejak set pertama. Mereka langÂsung memimpin 10-5 dan 15-10, sebelum akhirnya diselesaikan deÂngan skor 21-14.
Pada set kedua, kedua kondisi tidak berubah, Tonto/Butet maÂsih mendikte lawannya meski, keduÂdukan sempat imbang di angka 11-11. Selanjutnya, Tonto/Butet meÂnyudahi permainan 21-16.
Sebelum menuju final, Tonto/Butet harus menghadapi lawan beÂÂrat yaitu unggulan pertama asal China Zhang/Zhao. Dari dua kali pertemuan, pasangan yang baru disatukan 2010 itu belum perÂnah mengalahkan Zhang/Zhao. Mereka kalah di HongÂkong Terbuka 2010 dan Korea TerÂbuka 2011. Di sektor ganda putra, pasaÂngan Alvent Yulianto/Hendra AG juga menjadi wakil IndoneÂsia satu-satunya yang tersisa. AlÂvent/Hendra melaju ke semifinal mengalahkan pasangÂan Jepang, Hirokatsu HashimoÂto/Noriyasu Hirata 21-17, 21-18.
Selanjutnya, dia akan menghaÂdapi unggulan ketujuh asal ChiÂna, Chai Biao/Guo Zhendong yang menyingkirkan ganda asal Jerman, Ingo Kindervater/JohanÂnes Schoettler 21-15, 21-10.
Ini akan merupakan pertemuÂan kedua buat Alvent/Hendra deÂngan Chai/Guo. Di perempatÂfinal Thailand Terbuka SuperseÂries pekan lalu, Alvent/Hendra meÂÂÂnang dua game 21-17 21-18.
Di ganda putri, pasangan non pelatnas Vita Marissa/Nadya MeÂlati gagal melangkah ke semiÂfinal setelah dihentikan ungguÂlan keÂempat Jepang, Shizuka MatÂsuo/Mami Naito 21-15, 21-8. Dengan demikian, Indonesia tinggal berÂharap kepada pasaÂngan Meiliana Jauhari/Greysia Polii yang akan menghadapi paÂsaÂngan Korea SeÂlaÂtan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung. Saat berita ini diturunkan, keÂduanya sedang bermain.
Di tempat terpisah, pelatih priÂbadi Taufik Hidayat, Mulyo HanÂÂdoyo mengatakan, akan meÂlaÂkukan evaluasi pada anak diÂdikÂnya menyusul kekalahan di Singapura Terbuka. Evaluasi itu sebagai bahan persiapan mengÂhaÂdapi Djarum Indonesia TerbuÂka Premier Super Series 2011 di Jakarta 21-26 Juni mendatang.
“Saya berharap Taufik miniÂmal bisa mencapai final seperti tahun lalu. Kesalahan sendiri ini harus dikurangi,†kata Mulyo.
Mulyo berharap, peraih emas Olimpiade Athena 2004 itu bisa tampil dengan performa terbaik di hadapan pendukungnya senÂdiri. “Semoga bermain di hadapÂan pendukungnya, Taufik bisa bermain lebih bagus. Dukungan suporter bisa menjadi semangat untuknya,†katanya.
[rm]