Berita

ust abu/ist

Waspada, Vonis Ustad Abu Picu Dendam terhadap Aparat

JUMAT, 17 JUNI 2011 | 21:31 WIB | LAPORAN:

RMOL. Vonis 15 tahun penjara kepada Ustadz Abu Bakar Baasyir diprediski bakal mempersulit aparat untuk membendung gerakan Islam garis keras di Indonesia. Para pendukung amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) tersebut akan menggunakan hukuman yang diterima Baasyir sebagai martir untuk menguatkan gerakan.

Pengamat terorisme Al Araf mengatakan, sebenarnya ada dua kemungkinan yang akan terjadi usai Abu Baasyir divonis. Kemungkinan pertama, pengikut Abu Bakar Baasyir akan semakin kuat dan solid. Kemungkinan kedua, gerakan itu akan terpecah-pecah.

“Namun, kelihatannya, kemungkinan pertama yang memiliki potensi lebih besar,” katanya kepada Rakyat Merdeka Online, (Jumat malam, 17/6).


Yang menjadi gerakan ini akan semakin kuat, lanjut Al Araf, adalah lantaran masih terbukanya ruang gerak bagi mereka untuk menyebarkan paham radikal dan ideologi kekerasan. Dengan terbukanya ruang gerak ini, mereka jadi gampang untuk merekrut anggota baru dan menyiapkan aksi balas dendam atas vonis yang dijatuhkan untuk amir utamanya.

Namun begitu, lanjut Al Araf, aksi balas dendam ini tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, saat ini penjagaan dari aparat masih sangat ketat.

“Mereka tentu akan berhitung dan mempredisksi. Mereka tahu, saat ini penjagaan masih sangat ketat. Mereka akan menunggu aparat lengah dulu, baru melakukan aksi,” tuturnya. [dem]



Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya