Berita

presiden sby/ist

YUDHOYONO ABUSED POWER

SBY Dilecehkan, Kekebalan AS Harus Dilucuti

KAMIS, 16 JUNI 2011 | 18:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Serikat Pengacara Rakyat (SPR) meminta Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengesampingkan kekebalan diplomatik Kedutaan Besar Amerika Serikat mengingat dampak bocoran kawat diplomatik mereka di Wikileaks sangat buruk bagi Indonesia.

"Dalam kondisi tertentu memang kekebalan diplomatik bisa dikesampingkan seperti dalam kasus pengenaan pajak kemacetan kota London sewaktu Obama berkunjung ke Inggris beberapa minggu lalu," ujar Jurubicara SPR, Habiburokhman, kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis (16/6).

Selain itu, SPR mengklaim sudah mendapatkan dukungan dari ribuan orang di seluruh Indonesia yang bersedia berpartisipasi sebagai wakil kelas dalam gugatan kepada Kedubes AS, The Age Company Ltd dan The Sydney Morning Herald.


Gugatan class action SPR akan menjalani sidang perdana pada Selasa pekan depan (21/6) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan itu terkait tuduhan dua media massa Australia di atas terhadap Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang disebut melakukan penyalahgunaan kekuasaan. Tuduhan itu berdasar berita dari kawat diplomatik Kedubes AS yang bocor dan dimuat di laman WikiLeaks. Bahkan, media massa Australia itu tidak sekadar mengutip dari laman WikiLeaks, tapi juga menambah kalimat-kalimat yang mendiskreditkan Presiden Republik Indonesia.

Langkah hukum di atas ini sangat berbeda dengan Presiden SBY yang secara langsung dicemarkan nama baiknya dan keluarganya. Presiden tidak akan menggugat dua koran Australia, The Age dan Sydney Morning Herald, yang memuat isi kawat diplomatik Kedubes AS. Menurut SBY, kasus ini sudah selesai.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya