Berita

Lionel Messi

Olahraga

Abu Vulkanik Caulle Ancam Kick-off

Jelang Copa America
KAMIS, 16 JUNI 2011 | 04:47 WIB

RMOL. Gelaran Copa America 2011 yang bakal berlangsung pada Juli nanti terancam diganggu letusan gunung berapi di Chile. Abu vulkanik dari gunung tersebut bahkan bisa menunda jadwal penerbangan sampai kick-off turnamen pada 1 Juli 2011.

Argentina se­bagai tuan rumah akan membuka turnamen melawan Bolivia di La Plata pada tanggal tersebut. Final akan berlangsung di Buenos Ai­res pada 24 Juli. Namun, rencana tersebut bisa saja berubah jika gunung Puyehue-Cordon Caulle yang beberapa hari terakhir aktif terus-menerus mengeluarkan abu vulkanik.

Pasalnya, abu vulkanik terse­but mengganggu banyak pener­bangan di Amerika Selatan dan ditakutkan terus berlangsung sampai Copa America digelar. Itulah yang kemudian memun­culkan kekhawatiran akan ter­gang­gunya jadwal Copa Ameri­ca. Penerbangan menuju Argen­tina sejauh ini memang sangat terganggu, bahkan bandara uta­ma di negara tersebut sudah ada yang ditutup karena alasan ke­se­lamatan.


“Kami terus mengawasinya dengan seksama dan yang pasti tim-tim tidak siap datang ke Bue­nos Aires. Turnamen mulai satu Juli dan saya harap dalam lima atau enam hari masalah dengan de­bu itu sudah akan hilang,” ung­­kap Presiden Asosiasi Se­pak­bola Argentina, Julio Grondona dilansir dari Reuters, kemarin.

Badan sepakbola Amerika La­tin CONMEBOL telah mem­buat rencana darurat dengan mener­bangkan tim peserta, yang terdiri dari 10 tim Amerika Latin ditam­bah dua tim tamu Meksiko dan Kosta Rika, ke Asuncion, Para­guay, sebelum kemudian masuk Argentina lewat jalur darat.

Dampak abu vulkanik ini su­dah dirasakan kedua tim yang ba­kal berlaga di final Copa Li­ber­tadores, yakni tuan rumah Penarol dan Santos. Pertan­di­ngan tersebut hampir saja batal ka­rena penundaan penerbangan tim tamu, namun akhirnya San­tos berhasil mendarat di Monte­video.

Selain itu, masalah abu vulka­nik ini juga membuat CON­ME­BOL menunda undian Copa Su­da­mericana karena perwakilan klub kesulitan untuk hadir di Paraguay.   [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya