Berita

Fernando Alon­so

Olahraga

Ferrari Belum Lempar Handuk

Formula Satu
RABU, 15 JUNI 2011 | 05:13 WIB

RMOL. Kegagalan Fernando Alon­so di GP Kanada akhir pekan la­lu, masih menyisakan kepe­di­han bagi tim Ferrari. Bahkan, ba­nyak pihak menilai tim Kuda Jing­krak sudah habis dan tidak ber­peluang meraih gelar juara dunia.

Seperti diketahui, dua pebalap Ferrari, Alonso dan Felipe Massa tam­pil kurang beruntung di Sir­kuit Montreal (Senin, 13/6). Alon­so mengawali star kedua ga­gal finis setelah disenggol Jen­son Button, sedangkan Massa star di posisi ketiga hanya mam­pu finis keenam.

Banyaknya kritikan miring yang dialamatkan kepada Fer­rari, membuat bos Ferrari Ste­fa­no Domenicali angkat bicara. Pi­haknya mengaku, belum menye­rah dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini.  


Saat ini, Alonso tertinggal 92 poin dari Sebastian Vettel (Red Bull)  di posisi teratas. Semen­tara pada klasemen konstruktor Ferrari tertinggal 124 dari Red Bull yang mengoleksi 255.

“Jelas saya sangat kecewa de­ngan hasil balapan Minggu lalu. Sebenarnya kami berada di titik di mana tak layak mendapatkan kemenangan. Penampilan kami baik di sana, sayang semuanya kacau,” ujar Domenicali di Auto­sport.
blown diffuser mulai GP Inggris mendatang.

Seperti diketahui, blown dif­fuser merupakan teknologi yang dikembangkan Red Bull sejak musim lalu. Dengan teknologi tersebut, tim ‘Banteng Merah’ se­perti tak terbendung di dua mu­sim (2010-2011) meski peng­aplikasiannya juga sudah dila­kukan tim lain.

Jika di Inggris nanti Ferrari kembali tak bisa bersaing dengan mobil-mobil di posisi terdepan, barulah Domenicali mulai mem­pertimbangkan soal hilangnya peluang jadi juara dunia. “Kita perlu melihat di Silverstone, apa efek nyata dari perubahan per­atu­ran ini terkait regulasi soal sis­tem pembuangan,” katanya.

Di tempat terpisah, pebalap Ing­gris, Lewis Hamilton mem­bantah akan hijrah dari McLaren setelah ada pembicaraan dengan pihak Red Bull.

“Baik Lewis maupun manaje­men di tim tidak pernah mela­ku­kan pembicaraan terkait ke­pin­­dahannya ke tim lain,” kata XIX Entertainment, yang me­wa­kili Hamilton.

Rumor akan hijrahnya Hamil­ton menjadi pembicaraan hangat setelah balapan di GP Kanada. Spe­kulasi itu terkuak setelah ada perbincangan antara Hamilton dengan pemilik Red Bull, Chris­tian Horner selama 15 menit di padok di GP Kanada.    [rm]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya