RMOL. Keperkasaan pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel di lintasan Formula Satu (F1) akhirnya tumbang di tangan pebalap McLaren, Jenson Button. Button menjadi yang terbaik secara dramatis di Sirkuit Gilles Vileneuve, Kanada, kemarin.
Di laga tersebut, Vettel yang seÂjak awal memimpin lomba harus puas di posisi kedua setelah disaÂlip pada lap ke-70. Di lap terseÂbut, mobil Vettel tergelincir dan sedikit keluar lintasan. KesemÂpatan itu langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Button untuk menyusul dan meninggalkan peÂbalap Jerman tersebut.
Sedangkan posisi ketiga diÂtemÂpati rekan setim Vettel, Mark Webber. Michael Schumacher dari tim Mercedes masuk finis di posisi keempat disusul pebalap tim Renault Petrov. Pebalap Ferrari Felipe Massa masuk finis di posisi keenam.
Pertarungan di GP Kanada berlangsung dramatis. Hujan yang membuat lintasan basah membuat lomba berjalan menaÂrik dan menampilkan banyak keÂjutan. Lomba yang dimulai daÂlam kondisi hujan, dihentikan seÂlama lebih dari satu jam memaÂsuki lap ke-25 karena derasnya hujan hingga beberapa bagian linÂtasan tergenang air.
Lintasan basah juga membuat beberapa pebalap mengalami kecelakaan seperti yang dialami pebalap Ferrari Fernando Alonso dan pebalap McLaren Lewis HaÂmilton. Alonso yang start dari poÂsisi dua tidak mampu menyeÂleÂsaikan lomba setelah mobilnya tergelincir ke luar lintasan. SeÂdangkan, Hamilton menghantam pagar pengamanan setelah berÂsenggolan dengan mobil Button.
Akibatnya,
safety car harus tuÂrun lima kali untuk mengawal areÂna balapan karena hujan lebat dan kecelakaan.
“Saya tidak tahu harus bilang apa. Ini balapan tiga jam yang sangat emosional sejak awal lomÂba. Sempat ada insiden deÂngan Lewis Hamilton (McLaÂren), saya hampir tidak bisa melihat dia ada di samping. Saya harus minta maaf kepadanya,†jelas Button usai lomba.
“Setelah itu, saya mendapatÂkan mendapatkan hukuman
driÂve-through penalty, karena tetap menggeber mobil dengan kenÂcang, pada saat ada
safety car di lintasan. Jadi, saya harus meneÂmukan cara untuk memperbaiki catatan waktu,†lanjut pebalap dengan julukan
The Britton itu.
“Di akhir lomba, saya berusaÂha mengejar Vettel, dan mobilÂnya melebar pada bagian sirkuit yang basah. Saya mengambil keÂsemÂpatan itu. Ini adalah balapan yang fantastis. Kemenangan yang luar biasa dan mungkin terbaik dalam karier saya,†tandasnya.
Sementara itu, Vettel mengaku kecewa atas kesalahan yang laÂkuÂkannya pada lap terakhir. SoÂalÂnya, juara bertahan itu harus keÂhilangan gelar keenamnya di musim ini. “Tentu saja, saya keÂcewa. Itu balapan yang sangat suÂlit dari start hingga finis, dan kami meÂmimpin setiap lap hingÂga yang terakhir. Saya mungkin terlalu konservatif setelah
safety car yang terakhir,†kata Vettel.
Nasib sial juga harus dialami Fernando Alonso. Pebalap ‘
KuÂda Jingkrak’ itu untuk pertamaÂkalinya di musim ini gagal meÂnyelesaikan balapan.
“Semuanya sudah salah, dari pagi ini ketika kita lihat hujan turun,†keluhnya.
Mengenai insiden yang meliÂbatÂkan rekan satu tim yaitu HaÂmilton dan Button, pihak McLaÂren menyatakan tidak akan memÂÂÂpengaruhi hubungan keduaÂnya.
“Jenson tidak tahu bahwa ada Lewis di dekatnya dan Lewis berusaha untuk memperbaiki poÂsisi. Tidak ada masalah, keduaÂnya mengerti hal tersebut dengan cara pandang yang sama,†kata
Team principal McLaren, Martin Whitmarsh.
Menurutnya, tindakan HamiltÂon bisa dimengerti dan tim tidak akan memberikan peringatan kepada juara dunia 2008 itu. “LeÂwis selalu menjadi pebalap yang tampil penuh semangat, dia selalu berusaha untuk meraih yang terbaik. Salah bila kami berÂusaha untuk mengurangi seÂmangatnya,†tandasnya.
[rm]