Berita

Sebastian Giovinco

Olahraga

Juve Dan Parma Rebutan Giovinco

MINGGU, 12 JUNI 2011 | 02:53 WIB

RMOL.Striker Juventus Sebastian Giovinco yang dipinjamkan ke  Par­ma kini menuai masalah. Gio­vinco ogah balik kandang ketika pelatih baru Juve, Antonio Conte memanggilnya.

Padahal, penyerang berusia 24 tahun itu didapat Parma dengan status pinjaman selama semusim dengan opsi membeli separuh ke­pemilikan sahamnya pada mu­sim berikutnya. Untuk me­nd­a­pat­kan servis bekas bintang tim­nas Italia U-21 ini, kubu I Gial­lob­lu dikabarkan merogoh kocek sekira 0,5 juta poun­dsterling.

Bersama rekan duetnya di Ju­ve, Amauri, yang juga ke Parma dengan status pinjaman, Gio­vinco tampil impresif. Dirinya men­cetak tujuh gol dalam 30 pe­nam­pilan di Serie A.

Pe­nam­pilannya itu membuat Parma be­rencana memper­ma­nenkan sta­tus pemain berjuluk Ato­mic Ant itu.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Parma bersedia me­nem­puh opsi pembelian 50 per­sen kepemilikan Giovinco se­nilai 3,5 juta euro (sekitar Rp 431 miliar). “Giovinco akan men­jadi milik kami dan ber­main untuk kami,” tegas di­rek­tur olahraga Pitero Leonardi dilansir Football Italia.

Usaha Parma tersebut juga men­dapat lampu hijau dari si pe­main. Playmaker Italia itu be­be­rapa kali menyatakan has­ratnya untuk tetap bertahan di En­nio Tar­dini pada musim de­pan dan takkan balik lagi ke klub la­ma­nya. Di Parma, di­rinya memang menjadi  skuad utama, dan ja­rang duduk di bangku cadangan. Hal itu tak didapatnya di Juve.

Namun di tengah usaha Parma tersebut, pelatih Conte rupanya ingin membawa Giovinco kem­bali berlaga di Turin. Meski tahu bakal sulit meyakinkan Gio­vin­co, namun Conte cukup optimis bisa membawa dia kembali.

Apalagi kabarnya Giovinco dijanjikan bakal masuk menjadi skuad utama Bianconerri karena dia sesuai dengan strategi yang dibesut bekas pelatih Lecce itu buat Juve di musim depan. Conte bahkan merelakan Amauri diper­ma­nenkan oleh Parma buat men­dapatkan Giovinco. [RM]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya