Berita

Olahraga

Bosh Permalukan Mavs di 39,6 Detik

SELASA, 07 JUNI 2011 | 01:20 WIB

RMOL. Tim favorit Miami Heat kembali unggul 2-1 setelah sukses me­me­tik kemenangan 88-86 atas tuan rumah Dallas Mavericks di par­tai ketiga final NBA, kemarin.

Di laga tersebut, bintang Heat, Chris Bosh menjadi pahlawan kemenangan timnya saat lem­pa­rannya di 39,6 detik terakhir me­mas­tikan kemenangan.

Sejarah di NBA menunjukkan kemenangan ini adalah kemena­ngan penting untuk Heat. Pasal­nya, pemenang partai ketiga saat kedudukan imbang 1-1 di dua laga pertama selalu keluar seba­gai juara sejak final NBA meng­gunakan format 2-3-2 pada 1985.


Sedangkan, Dwayne Wade menjadi pencetak angka terting­gi untuk Heat dengan raihan 29 poin dan 11 rebounds. Bosh yang ma­tanya bengkak karena terpu­kul tangan pemain Mavs di kuar­ter pertama menambahkan 18 poin dan LeBron James 17 poin dan sembilan assists.

Sementara itu, kekalahan ter­sebut menyesakkan bintang Mavs, Dirk Nowitzki. Apalagi pe­main asal Jerman itu sukses men­cetak angka tertinggi, 34 poin dengan 11 rebound dan satu assist.

Nowitzki mengaku, frustasi karena timnya tidak bisa me­mim­pin skor, apalagi mereka tam­pil di hadapan ribuan penon­ton yang menjadi pendukungnya.

“Pada kuarter pertama kami jatuh, kami tertinggal poin cukup besar. Kuarter ketiga kami belum bisa membalas dengan poin besar, jelas itu membutuhkan banyak energi untuk melawan,” kata Nowitzki.

Nowitzki mengatakan semua orang memahami bahwa basket adalah permainan yang berlanjut dan pemainnya yang tertinggal harus berjalan lebih cepat.

Pelatih Mavericks Rick Carlis­le menyatakan tidak memiliki pi­lihan lain selain Nowitzki. “Ka­mi ingin membuatnya lebih mu­dah, dan kadang-kadang kami bisa memberikan beberapa ban­tu­an dengan beristirahat dan be­be­rapa penyeimbang lain yang le­bih baik,” katanya.

Selain sumbangan poin dari No­witzki, kubu Mavs juga di­ban­t­u Jason Terry dengan 15 poin dan Shawn Marion sepuluh poin.   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya