ilustrasi, pembangunan rusun
ilustrasi, pembangunan rusun
RMOL.Kinerja Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) di bawah Menteri Suharso Monoarfa, selama ini belum maksimal untuk menggenjot ,i.backlog (kekurangan) perumahan. Beberapa programnya masih tambal sulam.
Program bantuan 30 ribu sertifikasi tanah milik bagi maÂsyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di 16 provinsi untuk peÂlaksanaan empat tahun menÂdaÂtang, misalnya, dinilai bersifat insidentil, bukan berkelanjutan.
Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menilai, kinerja KeÂmenpera maÂsih melempem dan belum ada tinÂdaklanjut secara menyeluÂruh. Ia mencontohkan, persoalÂan Bea PeÂrÂolehan Hak atas TaÂnah dan BaÂngunan (BPHTB), program 1.000 menara rumah susun hak miÂlik (ruÂsunami) dan Fasilitas LiÂkuiÂditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tidak seÂluruhnya berjaÂlan baik.
“BeÂberapa program KemenÂpera beÂlum dievaluasi ulang. ProgramÂnya terkesan tambal suÂlam saja, seolah-olah berjalan,†kritik Ali di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, sosialisasi progÂram yang dilakukan KeÂmenpera juga masih minim. AkiÂbatnya, para stakeholder terkait sulit meÂlakukannya. BPHTB, misalnya, masih banyak peÂmerintah daerah (Pemda) tidak menerapkannya. Begitu pula, pembangunan ruÂsuÂnami belum berjalan baik.
“Kalau dulu, rusun dibangun untuk MBR, sekarang diÂperunÂtukkan buat kalangan berduit. Harganya pun sulit terjangkau masyarakat kecil dan arah pemÂbangunan perumahan pun beÂlum jelas ke mana,†cetusnya.
Ali juga menilai, jajaran di KeÂmenpera tidak semuanya meÂmahami persoalan di lapangan dan terkesan kaku. Akibatnya, program yang dilakukan tidak berjalan maksimal. “Teori dan praktik di lapangan harus baÂlance. Alhasil, programnya bisa berjalan menyeluruh dan diÂraÂsakan masyarakat,†katanya.
Program Sertifikasi Tanah
Saat ini, Kemenpera sedang meÂlakukan program banÂtuan serÂtifikasi tanah milik di 16 provinsi bagi MBR. Deputi BiÂdang PeruÂmahan Swadaya KeÂmenpera Jamil Anshari meÂngaÂtakan, progÂram sertifikasi tanah meruÂpakan komitmen Kemenpera membantu maÂsyaÂraÂkat dalam kepemilikan hak tanah.
Ia menargetkan bantuan seÂbanyak 30.000 sertifikasi tanah milik masyarakat selama empat tahun mendatang. Lewat progÂram ini, Jamil berÂharap Pemda bisa ikut memÂbantu pemerinÂtah dalam pelaÂkÂsaÂnaÂanÂnya. SaÂlah satunya adalah memberi keÂmuÂdahan izin dan sertifikasi tanah masyarakat.
“Kami telah menjalin kerja saÂma dengan BaÂdan Pertanahan NaÂsional (BPN) memberikan keÂmudahaan bagi MBR dalam keÂpemilikan hak atas tanah rumah, dan program ini akan dilakukan di 16 provinsi,†ujar Jamil.
Jamil meneÂrangkan, program sertifikasi ini nantinya tersebar di 57 KaÂbupaten/Kota. Saat ini, KeÂmenÂpera telah menyerahkan proÂses sertifikasi tanah kepada BPN untuk diproses lebih lanjut.
Jamil berharap, pada akhir taÂhun ini bisa diterbitkan sekiÂtar 7.500 sertifikat tanah yang nanÂtinya akan diserahkan keÂpada MBR. Menurutnya, sertiÂfikat taÂnah dapat memberikan manfaat bagi maÂsyaÂrakat. AnÂtara lain terÂsedianya jaminan kepastian huÂkum bermukim bagi masyarakat.
“Sertifikat tanah juga dapat digunakan untuk KPR maupun penyediaan pembiayaan pemÂbangunan rumah,†imbuhnya.
Program bantuan sertifikasi dibagi menjadi lima wilayah di InÂdonesia. Wilayah I meliputi Provinsi Kepulauan Bangka BeÂlitung, Kepulauan Riau, Jawa Barat. Wilayah II, Provinsi Riau, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Wilayah III Provinsi Banten, SuÂlawesi Selatan, Gorontalo, SuÂlaÂwesi Barat, Wilayah IV ProÂvinsi Lampung, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, WilaÂyah V Provinsi Sumatera SÂeÂlatan dan Nusa Tenggara Timur. [RM]
Populer
Senin, 23 Maret 2026 | 01:38
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03
Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
UPDATE
Senin, 30 Maret 2026 | 16:08
Senin, 30 Maret 2026 | 16:06
Senin, 30 Maret 2026 | 16:04
Senin, 30 Maret 2026 | 16:04
Senin, 30 Maret 2026 | 16:01
Senin, 30 Maret 2026 | 15:53
Senin, 30 Maret 2026 | 15:45
Senin, 30 Maret 2026 | 15:40
Senin, 30 Maret 2026 | 15:31
Senin, 30 Maret 2026 | 15:29