Berita

Bernard Hopkins

Olahraga

Sabet Juara Dunia Di Usia 46, Hopkins Tua-tua Nanas

SENIN, 23 MEI 2011 | 00:57 WIB

RMOL.Tua-tua nanas. Makin tua, ma­kin ganas. Bernard Hopkins ak­hirnya menjadi petinju juara du­nia di usia paling tua, yaitu 46 ta­­hun kurang 126 hari. Rekor itu tercipta setelah me­ngalahkan pe­­tinju Kanada Jean Pascal da­lam perebutan ge­lar juara dunia kelas berat ringan versi WBC, kemarin.

Rekor ini, dibukukan petinju Amerika Serikat itu di usia yang lebih tua 192 hari dari pemegang re­kor se­belumnya George Fore­man (AS). Foreman men­dapat­kan gelar juara dunia saat usia­nya 45 tahun pada No­vember 1994 silam.

Dalam laga 12 ronde yang di­gelar di Bell Centre, Montreal, Kanada, ketiga juri memberikan kemenangan mutlak 115-113, 116-112 dan 115-114 untuk Hop­kins. Dengan hasil ini, Hopkins memperpanjang rekor kemena­ngan­nya menjadi (52 menang 34 dengan KO, lima kalah, dua seri dan satu tanpa bertanding), se­men­tara Pascal membukukan (26 kemenangan, 16 dengan KO, dua kalah dan satu seri).

Di ronde-ronde awal, kedua pe­tinju masih sama-sama mera­ba kekuatan lawan, terlihat saat keduanya hanya melancarkan jab-jab ringan yang sesekali di kombinasi dengan hook keras.

Baru di ronde keempat Hop­kins yang lebih pengalaman ter­lihat banyak menyerang, semen­tara Pascal yang 18 tahun lebih muda dari Hopkins hanya tampil bertahan.

Di ronde keenam, per­ta­rungan semakin panas saat Pas­­cal terus melancarkan sera­ng­an-serangan ke arah Hopkins, sementara Hop­­­kins yang kerap tersudut ber­upaya menghindar dan mela­ku­kan counter jab dan hook un­tuk redam agresivitas Pas­cal yang sudah emosi.

Bermain cerdas, Hopkins mam­­pu melancarkan beberapa kali pukulan telak kearah Pascal yang permainannya mulai tidak ter­kon­trol. Akhirnya Hopkins me­­nang angka mutlak.

“Saya selalu bertarung dengan hati dan keberanian untuk meng­alahkan lawan saya, kata Hop­kins di Boxingscene.com.

“Malam ini saya merasa masih seperti 36 tahun. Ini adalah perta­rungan terbesar saya, di pertaru­ngan ini saya ke­lu­arkan semua kemampuan yang ada,” tambah Hopkins. [RM]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya