pemain FC porto mengangkat trofi Liga Europa
pemain FC porto mengangkat trofi Liga Europa
RMOL.Lewat sundulan berbuah gol di menit-menit terakhir babak pertama, striker FC Porto Radamel Falcao mengantarkan klubnya menjadi juara Liga Europa. Os Dragoes berhasil menekuk Sporting Braga 1-0 di Aviva Stadium, Dublin, Irlandia kemarin, dini hari WIB.
Gol tunggal yang dipersemÂbahÂkan Falcao membawa Porto meÂraih gelar treble musim ini. Sebelumnya Porto juga telah menÂjuarai Piala Super Portugal dan Liga Portugal.
Dua wakil Portugal belum perÂnah bertemu di turnamen antarÂklub Eropa, apalagi hingga menÂcapai babak final.
Laga final ini bisa merupakan momen penting mengingat jaÂrangnya laga final kompetisi EroÂpa yang dilakoni dua klub daÂri liga yang sama.
Tampil sebagai favorit tak menÂjamin Porto bisa leluasa meÂnguasai pertandingan. Braga yang tampil sebagai kuda hitam mampu memberikan perlaÂwanan sengit terhadap Naga Biru. KenÂdati demikian, lambat laun perÂmainan didominasi Porto. SaÂyangÂnya, penyelesaian yang terÂlalu terburu�"buru memÂbuat FalÂcao Cs gagal mencetak gol.
Di menit ke-30, situasi sedikit memanas saat pelanggaran keras Silvio kepada Hulk sempat memÂbuat fans Porto marah. NaÂmun pelanggaran tersebut tidak membuat Silvio mendapatkan kartu kuning dari Wasit asal SpaÂnyol, Carlos Velasco Carballo. Setelah itu, Porto terus berusaha menekan dari berbagai penjuru dengan memanfaatkan kesemÂpaÂtan. Gol kemenangan akhirnya diÂdapat di menit 44, saat tanduÂkan Falcao yang memanfaatkan umpan silang Guarin tak mampu ditahan Artur.
Di awal babak kedua, pelatih Braga, Domingos Paciencia, memÂbuat perubahan dengan memasukkan Marcio Mossoro dan Claudiano Bezerra da Silva. Mossoro sempat membuat ketar-ketir Porto saat one to one deÂngan kiper Helton, untungnya tendangannya masih mengenai kaki sang kiper.
Dua peluang menggandakan keunggulan dilewatkan Porto di menit�"menit terakhir pertanÂdingÂan. Di menit 71, umpan Hulk keÂpada Alvaro Pereira baÂkal berÂbuah gol jika saja ditunÂtaskan seÂcara sempurna.
Di meÂnit ke-85, kesempatan emas diÂgaÂgalkan Fernando BelÂlusÂchi yang tendaÂngannya masih meleÂbar. KeungÂgulan 1-0 Porto tidak berubah dan ‘The Dragon’ berÂhak mendapatÂkan gelar sang juara.
“Saya hanya sedikit kecewa kaÂrena kedua tim dan final sehaÂrusnya bisa lebih baik lagi. Kami masing-masing sesungguhnya menyadari hal itu. Tapi memang tidak ada yang baru dari final terÂsebut,†kata Villa-Boas yang meÂrasa laga final ini tak terlalu meÂmuaskan. [RM]
Populer
Senin, 23 Maret 2026 | 01:38
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03
Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
UPDATE
Senin, 30 Maret 2026 | 16:08
Senin, 30 Maret 2026 | 16:06
Senin, 30 Maret 2026 | 16:04
Senin, 30 Maret 2026 | 16:04
Senin, 30 Maret 2026 | 16:01
Senin, 30 Maret 2026 | 15:53
Senin, 30 Maret 2026 | 15:45
Senin, 30 Maret 2026 | 15:40
Senin, 30 Maret 2026 | 15:31
Senin, 30 Maret 2026 | 15:29