Berita

Busyro Muqoddas/ist

SUAP SESMENPORA

Busyro Muqoddas Harus Buktikan Bukan Antek SBY

KAMIS, 19 MEI 2011 | 15:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera membongkar dan menuntaskan kasus korupsi pembangunan wisma atlit yang disebut-sebut melibatkan sejumlah politisi Demokrat.

"Itu korupsi berjamaah yang dilakukan oleh partai yang berkuasa (Demokrat). Harus diusut tuntas," tegas Koordinator Petisi 28, Haris Rusli Motti di gedung KPK, Jakarta,(Kamis 19/5).

Dengan tegas, Motti meminta Pimpinan KPK segera memanggil Andi Mallarangeng dan M Nazaruddin. Hal itu, lanjutnya, agar publik tidak menilai bahwa lembaga superbody itu berada di bawah pengaruh Istana.


"Busyro Muqoddas perlu membuktikan bahwa dia bukan antek istana. Dia harus buktikan bukan boneka SBY," tegasnya.

Tak hanya itu, sambung Moti, KPK juga harus memanggil dan memeriksa pengurus partai binaan SBY, sebab uang suap wisma atlit patut diduga akan digunakan untuk pendanaan Demokrat pada pemilu 2014.

"Kita percaya dan yakin seluruh pengurus Partai Demokrat tahu praktek korupsi ini. Ini pengemplangan dan korupsi dalam rangka pendanaan pemilu 2014 dengan Capres yang mereka usung," tandasnya.[arp]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya