Berita

wafid muharram/ist

SUAP SESMENPORA

Wafid Tak Terima Tudingan KPK soal Dollar di Tong Sampah

KAMIS, 19 MEI 2011 | 10:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tersangka kasus suap wisma atlit, Wafid Muharam, tidak bisa menerima tudingan baru KPK yang menyebut uang ratusan ribu dollar miliknya bukan sebagai uang operasional Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)

"Kami membantah apa yang disampaikan KPK. Kami anggap pernyataan itu sangat merugikan klien kami," kata pengacara Wafid, Erman Umar, saat dihubungi, Kamis (19/5).

Masih melalui Erman, Wafid juga menyampaikan kalau uang dollar yang turut disita KPK bersama tiga lembar cek senilai Rp 3,2 miliar tersebut benar-benar dana operasional Kemenpora, bukan fee atau uang korupsi jenis lainnya seperti yang disampaikan KPK. Wafid, terang Erman bisa mempertanggungjawabkan perolehan maupun penggunaan uang dolar tersebut.


"Pernyataan KPK cuma untuk menggiring opini publik bahwa mata uang asing itu tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya," katanya.

Kemarin  (Rabu 18/5), melalui Jurubicaranya, Johan Budi, KPK memastikan uang dollar tersebut bukan untuk tunjangan operasional Kemenpora. KPK menduga uang dollar yang ditemukan penyidik KPK di dalam kardus minuman mineral dan dimasukkan dalam tempat sampah di ruangan Sesmenpora Wafid Muharam itu sebagai fee dari dari proyek-proyek dari block grand daerah. [yan]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya