Berita

Taufik Hidayat

Olahraga

Mundur Karena Diberitahu Mendadak

Hastomo Arbi: Peluang ‘Merah Putih’ Semakin Berat
KAMIS, 19 MEI 2011 | 05:20 WIB

RMOL. Pebulutangkis terbaik Indonesia Taufik Hidayat akhirnya buka mulut soal keputusan mundurnya dari tim Piala Sudirman. Alasannya, juara Olim­piade Athena 2004 itu ingin memberikan kesem­patan kepada atlet muda.

Taufik mengaku su­dah terlalu lama membela ‘Me­rah Pu­tih’ di ajang Piala Sudir­man se­hingga sudah waktunya mem­beri kesempatan kepada ju­nior­nya sebagai proses regenerasi.

“Saya menganggap saat ini se­bagai momentum tepat un­tuk memberikan kesempatan bagi atlet bulutangkis muda In­donesia dalam melanjutkan usa­ha meng­harumkan nama bangsa di ajang  internasio­nal,” kata Taufik di Jakarta, kemarin.


Keputusan mun­dur dari tim Piala Sudirman, lanjut Taufik, diharapkan bisa menggerakan generasi muda untuk me­ma­ju­kan bulutangkis di tanah air.

“Jika tidak saat ini, maka ka­pan lagi hal tersebut dapat dimu­lai?...Masa depan bulutangkis In­donesia berada di tangan atlet mu­da tersebut, dan sudah saat­nya mereka berdiri dengan te­gak, memandang ke depan dan meng­genggam momentum ini,” kata Taufik yang memperkuat tim Sudirman Indonesia sejak 1999 hingga 2007.

Selain itu, bekas pemain Pe­latnas Cipayung itu juga me­nya­takan masih bisa bersedia  membela Merah Putih di SEA Games atau Piala Thomas, asal­kan PB PBSI sudah mempro­gram­kan jauh-jauh hari.

“Untuk SEA Games atau Piala Tho­mas, kalau saya masih dibu­tuh­kan, saya bersedia asalkan diberi tahu jauh-jauh hari supaya saya bisa membuat program. Bi­ar saya juga punya target, mes­ti fokus, karena membela nama ne­gara lebih penting,” katanya.

Taufik berharap, untuk kejua­ra­an-kejuaraan besar yang mem­bawa nama negara, PB PBSI mem­buat perencanaan jangka pan­­jang, termasuk membuat no­minasi atlet yang akan memper­kuat tim, tidak seperti pada Piala Sudirman kali ini.

Dia mengaku baru diberitahu  PB PBSI untuk memper­kuat tim Piala Sudirman sekitar dua pekan menjelang keberang­katan yaitu Jumat 6 Mei 2011. Ka­rena mendadak, Taufik kha­watir pe­nampilannya buruk dan mem­pengaruhi pemain-pemain lain.

“Saya tidak ingin asal main. Saya tahu diri, saya yang seka­rang sudah tidak seperti dulu la­gi. Hasil di All England dan India Super Series juga tidak bagus,” ungkapnya.

Pada kesempatan sama, Taufik juga menyayangkan tidak ikut-sertanya pelatih asal China Li Mao ke Piala Sudirman. “Dia (Li Mao, red) harus bisa buktikan, ka­rena ini kejuaraan besar, seha­rusnya dia bisa memberi motiva­si bagi pemain,” katanya.

Rencananya, tim Piala Sudir­man akan bertolak menuju China mulai hari ini (Kamis, 19/5). Di turnamen yang dige­lar Qingdao, China, 23-29 Mei 2011, Indo­nesia menempati ung­gulan keti­ga di bawah tuan ru­mah China dan Denmark.

Sementara itu, bekas pebulu­tangkis nasional, Hastomo Arbi, menyayangkan mundurnya Tau­fik dari tim Piala Sudirman. Fi­gur Taufik masih sangat diperlu­kan karena statusnya masih yang terbaik di Indonesia di sektor tung­gal putra.

“Sangat disayangkan mundur­nya Taufik karena bagaima­na­pun dia (Taufik Hidayat)) masih di­andalkan untuk membela Indo­nesia pada berbagai event inter­nasional termasuk Piala Sudir­man,” kata Hastomo Arbi.

Keberadaan Taufik, menurut dia, diharapkan bisa memacu semangat pemain muda seperti Simon Santoso, Dionysius Ha­yom Rumbaka, dan lainnya. Se­lain itu, Taufik masih disegani la­wan-lawannya.

Ketika ditanya peluang Indo­ne­sia tanpa Taufik, Hastomo Ar­bi menyatakan, peluangnya se­makin berat. “Kalau untuk juara kita sangat berat apalagi China masih mengandalkan pada Lin Dan dan Bao Chunlai,” katanya.

Kemudian, Malaysia yang satu grup dengan Indonesia ba­kal di­perkuat pebulutangkis ter­baik du­nia, Lee Chong Wei, Den­mark kemungkinan diper­kuat Peter Hoeg Gade, dan lain sebagainya.

Indonesia yang diunggulkan di tempat ketiga masuk Grup B perebutan piala dunia bulu tang­kis beregu campuran bersama dengan Malaysia dan Rusia.

Pada pertandingan pertama, Indonesia bertemu Rusia, Ming­gu (22/5), kemudian menghada­pi Malaysia, Rabu (25/5).   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya