RMOL. Pebalap Red Bull Racing SeÂbastian Vettel mengaku sudah tiÂdak sabar ingin mencoba keÂangÂkeran Sirkuit Catalunya, Spanyol yang akan menjadi tuan rumah seri kelima hari Minggu (22/5) mendatang.
Di sirkuit tersebut, Baby SchuÂmi, julukan Vettel belum pernah merasakan gelar juara. Prestasi terÂbaiknya yaitu menduduki poÂsisi ketiga di musim lalu atau kaÂlah dari rekannya Mark Webber yang naik podium pertama.
Untuk musim ini, Vettel memÂpunyai peluang juara, karena diberlakukannya desain sayap baru Drag System Reduction (DRS) untuk mengoptimalkan kemampuan mobil. Soalnya, CaÂtalunya terkenal sebagai sirkuit dan minimnya trek lurus sehingÂga penggunaan Kinetic Energy Recovery System (KERS) tidak baÂnyak membantu.
“Sejarahnya, Catalunya adalah sirkuit yang miskin akan
overÂtaking (salip-menyalip). Tapi, dengan DRS kali ini tentu akan berbeda. Sirkuit ini sangat pas untuk mobil dan rencana kami (Red Bull),†ujar Vettel seperti diÂÂlansir
Vancouver Sun.Hal itu juga diamini rekan seÂtimnya, Mark Webber, pebalap Australia itu menuturkan kalau Red Bull yang musim ini terus menampilkan performa ciamik, memiliki peluang besar untuk memenangkan GP Spanyol leÂwat Vettel.
“Tergantung pada kami untuk melakukan yang terbaik dan menÂÂcoba untuk menyelesaikan komÂpetisi ini selesai lebih awal. Vetttel tengah berada di puncak penampilannya, dia memulainya dengan baik dan tak perlu ditaÂnya lagi,†tegas Webber.
Selain pebalap Red Bull, para bos tim F1 juga mengakui jika CaÂtalunya akan menampilkan baÂlapan yang menarik akhir peÂkan nanti. “Saya pikir dengan adaÂnya DRS semua jadi meÂmungkÂinkan,†ujar Prinsipal Tim Renault Eric Boullier, merujuk keÂpada harapannya melihat baÂnyak
overtaking. “Utamanya karena aspek muÂdah hausnya ban, diperlukan straÂÂtegi agresif yang memerÂluÂkan
overtaking di lintasan dan tenÂtu saja finis yang bagus,†imÂbuhÂnya.
Sementara, bos McLaren MarÂtin Whitmarsh, punya ekspeksÂtasi yang tidak jauh berbeda deÂngan Boullier mengenai signifiÂkansi DRS dan KERS dalam proÂses balapan nanti.
“Secara khuÂsus saya tertarik melihat bagaimana perubahan perÂaturan 2011 akan mempeÂngÂaÂruhi balapan hari Minggu nanÂti,†ujarnya.
[RM]