pan/ist
pan/ist
RMOL. Tudingan bila Komisi Olahraga kecipratan jatah PT Duta Graha Indah Tbk karena telah menjadi pemenang tender pembangunan wisma atlit di Jakabaring, Palembang, dibantah keras.
"Pelelangan itu urusan teknis. Itu urusannya Kemenegpora. Tidak benar kita (komisi X) ikut terima uang," ujar anggota Komisi X dari Fraksi partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo, di gedung RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, (Selasa, 17/5).
Eko juga membantah bila Komisi X mengancam tidak akan menyetujui usulan anggaran penambahan Kementerian Andi Mallarangeng kalau tidak ada fee dari PT DGI. Komisi X, kata Eko, tak tahu menahu dengan tetek bengek teknis dalam pembangunan wisma atlit senilai Rp 199 miliar itu.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10
Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52
Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01
Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39