Johan Budi SP/ist
Johan Budi SP/ist
RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memastikan apakah dua kader inti Partai Demokrat, Andi Mallarangeng dan Muhammad Nazaruddin terlibat dalam suap pembangunan wisma atlit di Jakabaring, Palembang.
KPK menegaskan masih mengumpulkan bukti keterlibatan Andi (atasan Wafid) dan Nazaruddin (bos Rosa).
"Penyelidikan KPK masih fokus pada peran para tersangka (Wafid Muharam, M Idris dan Rosa). Kita masih dalami sejauh mana kaitan-kaitannya," ujar Jurubicara KPK, Johan Budi, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Senin, 16/5).
KPK hanya berharap melalui penyelidikan terhadap para tersangka, bisa memberikan titik terang dugaan keterlibatan dua kader inti partai milik SBY tersebut, seperti yang sudah ramai dibicarakan banyak pihak.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14
Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10
Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52
Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01
Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22
Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50
Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39