Berita

Johan Budi SP/ist

SUAP SESMENPORA

KPK Belum Bisa Jerat Andi Mallarangeng dan Muhammad Nazaruddin

SENIN, 16 MEI 2011 | 15:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memastikan apakah dua kader inti Partai Demokrat, Andi Mallarangeng dan Muhammad Nazaruddin terlibat dalam suap pembangunan wisma atlit di Jakabaring, Palembang.

KPK menegaskan masih mengumpulkan bukti keterlibatan Andi (atasan Wafid) dan Nazaruddin (bos Rosa).

"Penyelidikan KPK masih fokus pada peran para tersangka (Wafid Muharam, M Idris dan Rosa). Kita masih dalami sejauh mana kaitan-kaitannya," ujar Jurubicara KPK, Johan Budi, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Senin, 16/5).

KPK hanya berharap melalui penyelidikan terhadap para tersangka, bisa memberikan titik terang dugaan keterlibatan dua kader inti partai milik SBY tersebut, seperti yang sudah ramai dibicarakan banyak pihak.


"Dari sana mungkin baru bisa berkembang bahwa mereka benar-benar hanya sebagai pembawa pesan saja," kata Johan lagi.

Sebelumnya diberitakan, tindak tanduk Rosa dalam suap di kantor Kemenpora atas perintah bosnya, Nazaruddin. Peran Rosa hanyalah sebagai suruhan Nazaruddin. Begitu juga dengan Andi Mallarangeng. Dia disebut-sebut ikut terlibat karena tidak mungkin kebijakan Sesmenpora saat itu, Wafid Muharam tak diketahui Andi Mallarengeng selaku menterinya. Apalagi kalau kebijakan Wafid sampai-sampai meminta dana dari talangan dari PT Duta Graha Indah itu di luar tanggungjawab Andi. [wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya