Berita

Sepp Blat­ter

Olahraga

Bletter Kampanye Hitam Hammam

Kongres FIFA
MINGGU, 15 MEI 2011 | 03:11 WIB

RMOL. Presiden Asosiasi Sepak­bo­la Dunia (FIFA), Sepp Blat­ter terus melakukan serangan ke­pada rivalnya Mohamed Bin Hammam jelang pe­mi­lih­an presiden FIFA bulan de­pan. Menurutnya, FIFA akan hancur jika dipegang Mo­ha­med Bin Hammam.

Blatter yang tengah ber­usaha untuk menjabat sebagai presiden FIFA untuk keempat kalinya semakin lantang ber­suara seiring semakin de­kat­nya waktu pemilihan.

“Masa depan FIFA kini men­jadi taruhan. Pasca­pe­milihan itu bisa dilihat apakah FIFA masih ada atau hancur akibat pilihan yang salah,” tegas Blatter.


Kini, Blatter tengah dipu­sing­kan dengan tuduhan bah­wa empat anggota komite eksekutif FIFA meminta im­balan untuk memilih Inggris dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018.

“Pemilihan presiden FIFA bu­kanlah hanya memilih kan­didat A atau B melainkan me­nen­tukan apakah di masa de­pan FIFA akan tetap ada,” ka­ta pria berusia 75 tahun tersebut.

Sementara itu, Presiden UEFA, Michel Platini memin­ta Asosiasi Sepak Bola Ing­gris (FA) untuk membuktikan tu­duhan yang diungkapkan be­kas Ketua FA David Tries­man yang menuding empat ang­gota Komite Eksekutif FIFA meminta imbalan untuk memilih Inggris sebagai tuan rumah Piala Dunia.

“FIFA telah meminta bukti tuduhan tersebut dari FA dan Lord Triesman. Saya berharap Inggris akan segera menye­rah­kan bukti tersebut. Pasal­nya, sangat mudah melon­tar­kan tuduhan tanpa bukti apa pun,” ujar Platini yang juga me­rupakan anggota Komite Eksekutif FIFA.

Seperti diketahui, dalam pe­me­riksaan yang dilakukan par­­lemen Inggris, Selasa (10/5), Triesman menyebut ang­go­ta Komite Eksekutif FIFA Jack Warner, Ricardo Tei­xeira, Nicolas Leoz, dan Wo­ra­wi Makudi meminta im­bal­an untuk mendukung Inggris sebagai tuan rumah Piala Du­nia 2018.  [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya