RMOL. Juara dunia MotoGP tujuh kali Valentino Rossi kembali melontarkan kritikan pedas kepada para pebalap MotoGP musim ini. Menurutnya, pebalap sekarang seperti layaknya bocah, karena tidak bersikap dewasa menghadapi masalah saat balapan.
Pernyataan The Doctor terÂseÂbut, secara tidak langsung diÂtujukan kepada rivalnya pebaÂlap Honda, Casey Stoner terkait insiden di Sirkuit Jerez, Spanyol (3/4). Pebalap anyar Ducati itu juÂga mengecam sikap Stoner yang sengaja menghalangi jalurÂnya saat keduanya bertarung paÂda GP Portugal di Sirkuit Estoril dua pekan lalu.
“Stoner sedikit menahan laju saya dan dia sengaja melakukanÂnya dengan tujuan tertentu. Bagi saya, itu bukan masalah besar. Semua pertengkaran antar pebaÂlap pada akhirnya hanya menyeÂnangÂkan,†kata Rossi seperti diÂkutip Visordown, kemarin.
Menurut Rossi, tindakan StoÂner sengaja untuk membalas denÂÂdam atas kejadian di Jerez. Kata Rossi, sikap pebalap asal Australia itu bukan tindakan seÂorang pebalap sejati. Dia memÂbandingkan, sikap pebalap MoÂtoGP musim ini lebih dewasa diÂbanding pebalap di era 500 cc.
“Ini seperti saat Wayne Rainey menghampiri Kevin Scwantz setelah balapan di Suzuka (1991) dan mengatakan, ‘Ah- kamu tiÂdak sopan!’. Atau ketika MiÂchael Doohan pergi ke arah Wayne GardÂner setelah keduanya terliÂbat pertarungan sengit di Phillip Island dan mengatakan, kamu bajingan. Ini balapan. Dan inilah yang akan terjadi,†sambungnya.
“Di masa lalu, ini merupakan hal yang normal. Para pebalapÂnya lebih seperti laki-laki sejati. Namun, kini pebalap sekarang leÂÂbih seperti bocah,†tegas pebaÂlap Italia 32 tahun ini.
Seperti diketahui, Rossi meÂnyenggol Stoner yang mengÂakiÂbatkan keduanya terjatuh di SirÂkuit Jerez, Spanyol. Setelah keÂduanya terjatuh, Rossi bisa meÂlanjutkan balapan, sedangkan StoÂner tidak bisa melanjutkan. SeÂlain itu, Stoner juga kesal atas tinÂdakan
marshall yang lebih memÂprioritaskan menolong Rossi dibanding dirinya.
Guna menghadapi balapan di Sirkuit LeMans, Prancis, Rossi optimis bisa menorehkan hasil ciaÂmik. Menurutnya, motor DuÂcati Desmosedici GP11 miliknya sudah lebih kompetitif dalam hal kecepatan menyusul hasil tes yang positif di Sirkuit Estoril, Portugal awal pekan lalu.
“Dari hasil tes, kami bisa meÂngonfirmasi bahwa kami sudah mulai bergerak ke arah yang beÂnar,†ujar Rossi yang berhasil fiÂnis di posisi kelima di GP Portugal.
Hal tersebut juga diakui MaÂnajer Tim Ducati, Vittoriano GuaÂÂreschi. Menurutnya, Ducati akan kompetitif jika balapan di Le Mans berlangsung di trek yang kering sehingga mereka bisa memaksimalkan semua
upÂgrade terakhir.
“Nicky (Hayden) dan ValentiÂno senang dengan kerja kami selama uji coba setelah balapan di Estoril dan sekarang kami akan melakukan segala yang bisa dikerjakan untuk mengadaptasi GP11 dengan sirkuit, yang tentu saja sangat berbeda dengan di Portugal,†katanya.
Sementara itu, pebalap HonÂda, Dani Pedrosa mengaku tidak sabar untuk menghadapi balapan di GP Prancis. Pebalap asal SpaÂnyol itu bertekad untuk kembali naik podium pertama seperti di GP Portugal dua pekan lalu.
“Sudah sepekan pertama daÂlam kurun waktu yang lama, di mana saya bisa merasa tenang dan perÂcaya diri, terutama seteÂlah baÂlaÂpan di GP Portugal. Saya merasa sangat lepas saat berada di atas motor setelah menjalani serangÂkaian operasi dan memÂbuat saya melihat sesuatu yang berbeda,†kata Pedrosa.
[RM]