merpati/ist
merpati/ist
RMOL. Pengadaan pesawat MA 60 milik Merpati telah menimbulkan kerugian keuangan negara. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, mencapai 46 juta dolar AS.
Kebocoran uang negara terjadi lantaran Subsidiary Loan Agrement (SLA) MA 60 dibuat tidak sesuai dengan harga semestinya. Seharusnya 15 pesawat tersebut dihargai 174 juta dolar AS, bukan 220 juta dolar AS.
"Terjadi mark up SLA yang diajukan kepada Bank Exim Cina untuk meminta pinjamannya," ujar Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arif Poyuono, di gedung KPK, Jakarta (Kamis, 12/5).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
UPDATE
Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03
Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47
Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14
Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04
Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34
Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19
Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04
Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46
Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42
Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07