angelina sondakh/ist
angelina sondakh/ist
RMOL. Keputusan Partai Demokrat membentuk tim investigasi untuk mendalami dugaan keterlibatan kadernya, M Nazaruddin dan Angelina Sondakh, dalam kasus suap pembangunan wisma atlet di Jakabaring Palembang, diapresiasi.
Tapi diingatkan, pemeriksaan itu tidak hanya dimaksudkan untuk mengklarifikasi. "Pemeriksaan internal bukan hanya sekadar mengklarifikasi, bukan hanya mengumpulkan pengakuan-pengakuan saja," ujar Wakil Koordinator Indonesian Corruption Watch, Emerson Junto, di gedung KPK, Jakarta (Selasa, 10/5).
Lebih dari itu, sambung Emerson, secara politik Partai Demokrat harus mendukung penuh upaya pengusutan yang dilakukan KPK. Demokrat harus 'angkat tangan' dengan tidak melindungi pengusutan terhadap kader-kader mereka. Tanpa itu, apa yang dilakukan Demokrat menjadi basa-basi saja.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
UPDATE
Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15
Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15
Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03
Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56
Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47
Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24
Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56
Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45
Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40
Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26