Berita

pssi/ist

Olahraga

Agum Harus Gebuk Kelompok 78 Agar Tidak Terus Berulah

SENIN, 09 MEI 2011 | 23:40 WIB | LAPORAN:

RMOL. Ulah kelompok 78 makin menjengkelkan saja. Karena itu, pengamat sepakbola Ari Junaedi menyarankan Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar untuk bersikap tegas. Sebab, jika terus dibiarkan, kelompok ini akan makin ngelunjak.

“Pak Agum jangan membiarkan mereka terus. Orang-orang seperti itu jangan diberi napas. Gebuk aja supaya kapok,” katanya saat dikontak Rakyat Merdeka Online, Senin malam (9/5).

Kalau terus dibiarkan, lanjutnya, juga akan sangat membahayakan bagi PSSI. Bukan mustahil akibat ulah kelompok 78, Indonesia kena sanksi dari FIFA. Padahal, sanksi inilah yang dari dulu ditakutkan.


“Kalau FIFA sudah mengeluarkan keputusan dan memberi sanksi pada Indonesia, ini akan semakin berat. Makanya, Pak Agum harus tegas. Janga biarkan kelompok 78 terus ngerecoki kongres,” kata dosen komunikasi politik Universitas Diponegoro ini.

Ari juga meminta agar George Toisutta dan Arifin Panigoro jangan diam saja melihat ulah kelompok 78. Sebab, sepanjang Toisutta dan Panigoro diam, kelompok ini merasa di atas angin dan dapat dukungan dari mereka.

“Sudahlah untuk Pak Toisutta dan Panigoro untuk legowo. Lalu, bilang pada kelompok 78 untuk berhenti berulah. Ini demi sepakbola kita, demi PSSI, dan demi Indonesia,” tandasnya.[arp]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya