Berita

Zinadine Zi­dane saat menanduk Marco Ma­terazzi

Olahraga

Setelah 7 Tahun, Materazzi & Zidane Akhirnya Islah

SABTU, 07 MEI 2011 | 01:45 WIB

RMOL.Setelah Berseteru selama ham­pir tujuh tahun, Marco Ma­terazzi dan Zinadine Zi­dane akhirnya islah atau ber­damai.

Perdamaian terjadi se­telah secara tidak sengaja mereka ber­temu di sebuah acara yang mem­pertemukan keduanya.  Sejak insiden di final Piala Dunia 2006 itu, keduanya belum per­nah bertemu.

Materazzi yang kini menjadi bek Inter Milan sedang kumpul ba­reng dengan bekas pelatih In­ter yang kini melatih Real Madrid, Jose Mourinho. Zidan yang ju­ga bekas bintang Real Madrid tu­rut hadir di acara tersebut.

“Saya menemuinya di sebuah acara dan saya katakan: “De­ngar­kanlah, saya minta maaf atas kejadian itu (insiden Piala Dunia 2006). Itu sudah berakhir,” kata Materazzi yang dikutip dari Goal.

“Lalu, dia (Zidane) membalas­nya: “Tidak, tidak, tidak masa­lah, jangan khawatir”. Kami pun saling berjabat tangan,” sam­bung bekas pemain Perugia itu.

“Menyampaikannya secara man to man adalah hal yang pa­ling indah. Ini semua karena de­mi perdamaian yang sudah di­promosikan oleh Presiden FIFA Sepp Blatter,” lanjutnya.

“Berdamai di lobi sebuah hotel sangat mengesankan bagiku, itu seperti dua teman atau dua mu­suh yang bertemu kemudian ber­jabat tangan,” tambahnya lagi.

Meski sudah berdamai dengan Zidane, Materazzi mengungkap­kan ingin membicarakan perma­salahan yang terjadi pada Piala Dunia 2006 itu dengan pihak FIFA.

“FIFA sudah menghubungi sa­ya, tetapi tidak mengizinkan pe­ngacara saya untuk memperbi­n­cang­kan masalah itu. Mereka ha­nya perlu menjaga reputasi Zi­da­ne dan membuat saya terlihat se­perti orang jahat,” ujarnya.

Seperti diketahui, di ajang se­pak­bola paling bergengsi itu, Zi­dane “menanduk” dada Mate­raz­zi hingga dia tersungkur ke tanah.

Menurut Zidane, dirinya tidak da­pat mengendalikan emosi lantaran Materazzi mengucap­kan kata-kata provokatif me­nyang­kut kehormatan keluarga­nya.

Materazzi dise­but-sebut me­ngejek Zidane de­ngan me­nye­but ibunya sebagai pe­lacur. Laga tersebut akhirnya dime­nangi Italia dengan skor 5-3 le­wat adu pinalti. [RM]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya