Berita

Arema In­donesia

Olahraga

Tunggak Gaji 5 Bulan, Arema Dilelang 20 Miliar

JUMAT, 06 MEI 2011 | 05:03 WIB

RMOL. Beberapa pemain Arema In­donesia ternyata masih belum menerima gaji selama li­ma bulan. Salah satunya, Busto­mi.

Atas kondisi ini, bekas pemain timnas ini me­ngaku hanya bisa pasrah. Bus­tomi adalah salah satu dari se­jumlah pemain Arema yang belum menerima hak 2,5 bulan ga­ji musim ini, selain tung­gakan 2,5 bulan gaji yang seha­rusnya dia terima musim lalu.

“Memang benar sebagian dari pemain musim kemarin, terma­suk saya, gajinya ditunggak 2,5 bulan. Musim ini sudah ditung­gak 2,5 bulan juga,” aku Busto­mi, kemarin.


Bustomi mengaku, para pemain sudah terlalu lelah untuk me­nuntut hak yang seharusnya me­reka dapatkan. Janji yang di­ucapkan pengurus bahwa gaji akan segera dibayar, tidak terwu­jud sampai sekarang.

“Sudah capek sendiri. Dijanji­kan terus tapi tidak ada realisasi. Kita sudah ketemu sama pengu­rus, mereka bilang ini tanggung ja­wab manajemen. Tapi sampai se­karang tidak ada realisasinya,” keluh pe­main timnas Indonesia itu.

Melihat upaya-upaya yang mereka lakukan, mulai dari mengadu ke pengurus sampai membuka masalah ini ke media, tidak berhasil, Bustomi dan ka­wan-kawan mengaku pasrah.

“Teman-teman inginnya me­nye­le­saikan saja sampai kom­petisi usai. Harapannya sih cepat sele­sai. Saat ini kita syukuri saja apa ada­nya. Makin menuntut cuma me­m­buat kita makin emo­si,” kata Bustomi.

Lelang

Sementara itu untuk menyele­saikan krisis pendanaan di tubuh Arema, Yayasan Arema siap me­lelang klub asal Malang tersebut. Harga yang ditawarkan Rp 20 miliar.

“Arema siap dilelang. Ini untuk mengatasi krisis yang me­­nimpa Arema sekarang. Si­lakan bagi para pengusaha yang siap membelinya,” kata Ke­tua Ya­yasan Arema, Muham­mad Nur, kemarin.

Tim juara bertahan Liga Super Indonesia (LSI) itu kini me­mang sudah memiliki utang se­be­sar Rp 5 miliar. Gaji pemain su­dah tidak dibayar selama 1,5 bu­­lan. Selain itu sebanyak 13 kar­yawan juga belum gajian.

Apakah saham Arema akan dilelang secara keseluruh­an? M Nur belum bisa menjelas­kan. “Soal itu masih akan dibi­carakan lebih lanjut dengan pe­ngurus lainnya.”   [RM]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya